Blog
Career Development·

10 Contoh Tujuan Karier yang Realistis dan Cara Mencapainya

Menetapkan tujuan karier penting untuk membantu Anda tetap termotivasi, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Peoplyee tujuan karier 02

Ringkasan artikel:

  • Tujuan karier dapat berupa target jangka pendek maupun jangka panjang, seperti memperoleh sertifikasi, mengembangkan keterampilan, hingga mencapai posisi tertentu
  • Metode SMART membantu individu menetapkan tujuan karier yang spesifik, realistis, dan memiliki batas waktu yang jelas
  • Contoh tujuan karier dapat menjadi referensi untuk menyusun rencana pengembangan profesional sesuai minat, kemampuan, dan aspirasi karier

Tujuan karier merupakan pencapaian profesional yang ingin diraih oleh seseorang dalam kehidupannya. Pencapaian tersebut dapat berupa mendapatkan pekerjaan, mengembangkan keterampilan, memperoleh sertifikasi, mendapatkan promosi, berpindah bidang, atau mencapai posisi tertentu. Agar lebih realistis, tujuan karier dapat ditetapkan menggunakan prinsip SMART dan dicapai melalui langkah yang terukur.

Cara Membuat Tujuan Karier Berdasarkan SMART

Sering kali, seseorang menganggap tujuan karier sebagai rencana jangka pendek, karena usahanya dapat lebih cepat dicapai dalam kurun tiga tahun, sedangkan tujuan jangka panjang akan membutuhkan lebih banyak waktu atau membutuhkan lebih dari lima tahun.

Menyadari berapa banyak waktu yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan karier, kondisi ini memungkinkan Anda untuk menetapkan ekspektasi yang realistis, memprioritaskan tugas, dan melacak kemajuannya.

Salah satu metode populer untuk menetapkan tujuan karier adalah SMART, yaitu specific (spesifik), measurable (terukur), achievable (dapat dicapai), relevant (relevan), dan time-bound (memiliki batas waktu). Kelima unsur SMART adalah:

  • Specific: Apakah tujuan Anda benar-benar jelas?
  • Measurable: Dapatkah Anda mengukur keberhasilan secara kuantitatif?
  • Achievable: Apakah tujuan tersebut realistis?
  • Relevant: Apakah tujuan berhubungan langsung dengan aspirasi karier?
  • Time-bound: Kapan Anda akan mencapai tujuan?

Metode SMART dapat membantu Anda mewujudkan tujuan sekaligus memotivasi, meski mereka bukan satu-satunya kunci keberhasilan. Langkah untuk mencapai tujuan karier Anda, yakni:

1. Meminta bantuan

Memang, tujuan karier adalah milik diri sendiri, tetapi Anda tetap dapat meminta bantuan dari orang lain yang bersedia mendukung Anda. Misalnya, jika Anda berbagi tujuan dengan manajer, mereka akan memberi Anda tanggung jawab tambahan untuk mempelajari keterampilan baru atau memimpin sebuah proyek.

2. Ikuti program magang

Bagi mahasiswa tingkat akhir atau lulusan terbaru, magang memberi Anda kesempatan untuk mempelajari bidang yang diminati sekaligus memperoleh pengalaman kerja yang relevan. Pengalaman tersebut dapat membantu Anda menilai apakah bidang yang dipilih sesuai dengan minat dan tujuan profesional.

3. Ikuti pelatihan atau sertifikasi

Mengikuti program pelatihan atau sertifikasi dapat memperdalam keterampilan yang sudah ada atau mempelajari keterampilan baru. Bagi Anda yang sudah bekerja, mengikuti pelatihan juga bisa mengarahkan karier untuk mendapatkan promosi jabatan. Selain pelatihan, Anda juga bisa mengikuti seminar, kursus daring, dan konferensi.

Satu hal yang perlu Anda ingat, memperoleh sertifikasi atau gelar dapat menjadi salah satu tujuan karier jangka pendek. Meski demikian, langkah ini dapat meningkatkan kompetensi atau memperluas peluang profesional Anda di masa depan.

Peoplyee Insight

Career Advisor Peoplyee mengamati bahwa ada kandidat yang sudah memiliki keinginan untuk berkembang, tetapi belum mampu mengubahnya menjadi tujuan karier yang spesifik dan terukur. Akibatnya, mereka kesulitan menjelaskan alasan melamar pada suatu posisi atau belum mampu menjelaskan arah pengembangan karier saat ditanya oleh perekrut.

Oleh karena itu, Career Advisor menyarankan agar kandidat memiliki tujuan karier yang tidak hanya berhenti pada keinginan, seperti, “Saya ingin sukses” atau “Saya ingin berkembang.” Sebaliknya, buatlah tujuan yang disertai langkah, keterampilan yang ingin dikembangkan, serta target waktu yang realistis sehingga kemajuannya lebih mudah dievaluasi.

Jadi, tujuan karier yang jelas tidak hanya membantu Anda menentukan langkah pengembangan profesional, juga memudahkan perekrut memahami motivasi dan kecocokan Anda dengan posisi yang dilamar.

Sejak 2013, Peoplyee telah membantu lebih dari 5.000 profesional menemukan peluang kerja yang sesuai dengan pengalaman, keterampilan, dan tujuan karier mereka. Temukan peluang berikutnya bersama Peoplyee dan kembangkan karier Anda di perusahaan yang tepat.

10 Contoh Tujuan Karier yang Realistis

Idealnya, kita telah mempunyai tujuan karier agar mengetahui ke mana kita harus melangkah, berhenti sejenak, dan menyesuaikan rencana sehingga terjadi kemajuan dari waktu ke waktu. Namun, bila Anda belum memiliki arah, berikut ini contoh tujuan karier yang realistis dan menginspirasi.

1. Mendapatkan sertifikasi atau gelar

Memperoleh sertifikasi atau gelar adalah tujuan jangka panjang yang populer bagi individu yang ingin memiliki keunggulan kompetitif dibandingkan rekan kerja mereka. Sertifikasi atau gelar yang relevan dapat memajukan karier atau membuka lebih banyak peluang karier.

Biasanya, tujuan ini diikuti dengan mempelajari informasi baru tentang industri tertentu. Contohnya, dalam tiga bulan, Anda menyelesaikan program sertifikasi digital marketing untuk meningkatkan kompetensi di bidang marketing.

2. Menyelesaikan program magang

Ini juga tujuan karier, karena program magang akan mengenalkan Anda dengan dinamika dunia kerja serta mengetahui bagaimana cara bekerja di bidang tertentu. Misalnya, Anda menyelesaikan program magang selama enam bulan di bidang human resources di perusahaan teknologi.

Dari hal tersebut, Anda mendapatkan pengalaman kerja sebagai perekrut yang melakukan proses rekrutmen kandidat IT. Ini adalah kesempatan Anda untuk menunjukkan kinerja sebagai peserta magang. Jika perusahaan membutuhkan tambahan perekrut, atasan Anda bisa mempertimbangkan untuk posisi penuh waktu setelah masa magang berakhir.

3. Memperoleh keterampilan baru

Penetapan tujuan karier bisa dari hal kecil, yakni memperoleh keterampilan baru. Bagi fresh graduate yang bekerja di luar latar belakang pendidikan, memperoleh dan memperdalam keterampilan baru dapat mendukung perkembangan peran.

Namun, memiliki keterampilan yang relevan dapat membantu karyawan:

  • Menjalankan tanggung jawab dengan lebih baik
  • Beradaptasi terhadap perubahan pekerjaan
  • Membuka peluang untuk mengambil peran baru

Contohnya, Anda dapat menetapkan tujuan untuk menguasai analisis data dalam satu tahun dan menerapkannya dalam setidaknya satu proyek kerja selama enam bulan ke depan.

4. Memperluas jaringan profesional

Tak masalah jika Anda mempunyai tujuan untuk berjejaring seluas-luasnya di dunia profesional. Pasalnya, memperluas jaringan profesional akan memberikan banyak manfaat, seperti terhubung dengan individu yang memiliki minat serupa, mendapatkan informasi tentang lowongan pekerjaan di bidang yang sama, atau menerima rujukan atau surat rekomendasi dari orang lain yang telah mengenal pekerjaan atau minat Anda terhadap industri tersebut.

5. Meningkatkan manajemen waktu

Meningkatkan kemampuan manajemen waktu juga dapat menjadi salah satu tujuan karier. Dengan kemampuan tersebut, Anda dapat menyelesaikan tugas dan proyek sesuai tenggat waktu, memprioritaskan pekerjaan, serta menyeimbangkan berbagai tanggung jawab profesional.

6. Meningkatkan produktivitas kerja

Anda dapat menetapkan tujuan karier untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah dan komunikasi, sehingga secara konsisten bisa memenuhi target produktivitas yang diharapkan oleh perusahaan. Komunikasi yang efektif di tempat kerja meningkatkan kolaborasi dan membantu tim mengelola proses pengambilan keputusan dengan lebih efisien. Selain itu, karyawan yang produktif lebih cenderung mencapai tujuan karier mereka baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek.

7. Berkontribusi di tempat kerja

Ketika menjadi aset perusahaan, Anda akan lebih mampu berbagi kemampuan, sumber daya Anda dengan orang lain, meningkatkan proses untuk mencapai efisiensi, memimpin kegiatan yang mengembangkan kepercayaan antara rekan kerja. Itulah yang membuat Anda beda dari orang lain di tempat kerja.

8. Mendapatkan posisi kepemimpinan

Jika Anda sudah cukup lama berada di posisi saat ini, tak ada salahnya mengikuti pelatihan kepemimpinan dan mendapatkan promosi ke posisi kepemimpinan. Ini adalah tujuan karier selanjutnya, di mana Anda memiliki lebih banyak tanggung jawab dan memimpin tim yang mungkin kurang berpengalaman.

Misalnya, Anda sebagai sales executive–selama tiga tahun–dan ingin menduduki posisi kepemimpinan dalam dua tahun mendatang. Jadi, tahun depan, Anda akan memimpin proyek sebagai persiapan untuk mendapatkan promosi.

9. Menjadi ahli di bidangnya

Menjadi ahli di bidang yang ditekuni dapat menjadi tujuan karier jangka panjang. Untuk mencapainya, Anda perlu terus memperbarui pengetahuan, memperdalam pengalaman, dan membagikan wawasan kepada orang lain. Caranya:

  • Mengikuti kursus atau program sertifikasi untuk memperdalam pengetahuan
  • Menjadi tamu di siniar yang memiliki bidang yang sama dengan Anda
  • Menyelenggarakan webinar guna berbagi informasi terkini dengan sesama praktisi atau ahli di bidangnya

10. Bagun karier sebagai freelancer

Jika ingin bekerja untuk diri sendiri atau mendapatkan penghasilan tambahan di luar pekerjaan inti, Anda dapat bekerja lepas dengan membangun daftar klien hingga portofolio, lalu memasarkan jasa tersebut. Pikirkan keterampilan yang Anda miliki dan apa yang dapat Anda tawarkan kepada perusahaan atau pemilik usaha. Anda mungkin dapat mengubah peluang kerja lepas menjadi pekerjaan mandiri setelah memperoleh proyek dari klien yang cukup besar.

Bagaimana dengan tujuan karier Anda? Untuk mendukung tujuan Anda, cek laman ini yang menyediakan informasi karier hingga peluang baru.

Share