Ringkasan artikel:
- Tujuan karier membantu pencari kerja menentukan arah pengembangan profesional, mulai dari keterampilan yang perlu dipelajari hingga posisi yang ingin dicapai
- Menetapkan tujuan karier dengan prinsip SMART membuat target lebih jelas, realistis, dan mudah diukur
- Memahami minat, kekuatan, dan langkah pengembangan diri untuk mencapai tujuan karier secara bertahap
Bagi teman-teman fresh graduate atau pencari kerja, sudahkah Anda menetapkan tujuan karier yang spesifik dan dapat dicapai dalam jangka waktu tertentu? Di tengah persaingan kerja yang semakin dinamis, memiliki tujuan karier dapat membantu Anda menentukan langkah pengembangan profesional.
Menetapkan tujuan karier dapat meningkatkan motivasi sekaligus kinerja Anda. Bahkan ini bisa membantu Anda fokus mewujudkan karier impian sejak pertama kali menjejakkan kaki ke dunia profesional.
Sejak 2013, Peoplyee telah membantu mempertemukan lebih dari 5.000 pencari kerja dengan berbagai perusahaan di Indonesia, termasuk perusahaan multinasional dan perusahaan Jepang. Melalui pengalaman tersebut, Peoplyee memahami bahwa kandidat yang memiliki tujuan karier yang jelas cenderung lebih mudah menentukan posisi yang sesuai, menjelaskan motivasi saat wawancara, serta membangun perkembangan karier secara berkelanjutan.
Mengenal Tujuan Karier
Tujuan karier merupakan pernyataan yang menjelaskan posisi, keterampilan, pengalaman, atau pencapaian profesional yang ingin diraih oleh seseorang dalam perjalanan kariernya.
Apakah harus memiliki tujuan karier?
Tidak ada kewajiban bagi seseorang untuk memiliki tujuan karier. Namun, tujuan karier dapat membantu Anda menentukan arah pekerjaan, keterampilan yang perlu dikembangkan, dan langkah yang perlu dilakukan untuk mencapai tujuan profesional.
Dalam perjalanan profesional, seseorang tidak hanya bekerja untuk mendapatkan penghasilan. Ia juga dapat mengasah keterampilan baru, memperluas jaringan, mendapatkan promosi atau rotasi jabatan, dan mengembangkan pengalaman. Berbagai proses tersebut dapat membantu seseorang menemukan serta membangun jalur karier yang sesuai dengan tujuan profesionalnya.
Menetapkan tujuan karier memberi Anda rencana yang dapat diikuti untuk membangun dan mengembangkan jalur profesional. Pada saat yang sama, Anda dapat menyusun rencana dengan langkah spesifik yang harus diambil untuk mencapai tujuan tersebut, sambil menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.
Next: 4 Tip Merespons Pertanyaan Interview tentang Kelemahan Anda
Bagaimana Cara Mengetahui Tujuan Karier Dapat Dicapai?
Tujuan karier yang baik seperti prinsip SMART (specific, measurable, achievable, relevant, time-bound) yang spesifik, realistis, dapat diukur, dan memiliki batas waktu.
Misalnya, alih-alih mengatakan, “Saya ingin berkembang dalam karier,” Anda dapat menetapkan tujuan, “Saya ingin meningkatkan kemampuan analisis data dan mendapatkan posisi senior dalam tiga tahun ke depan.”
Dalam prosesnya, Anda mungkin membutuhkan usaha yang cukup besar untuk mencapai tujuan tersebut. Sebut aja, berinvestasi dalam pengembangan profesional, memulai karier baru, atau meminta bantuan orang lain.
Next: Karyawan Entry Level Wajib Tahu 3 Kualitas Diri yang Dicari oleh Manajer
Peoplyee Insight
Menurut pengalaman Career Advisor (CA) Peoplyee dalam mendampingi pencari kerja, tak sedikit dari mereka yang masih menetapkan tujuan karier berdasarkan gaji atau jabatan. Padahal, tujuan karier yang realistis juga mempertimbangkan empat hal, yakni:
- Keterampilan yang ingin dikembangkan
- Jenis pekerjaan yang sesuai dengan minat
- Peluang belajar dan berkembang
- Arah karier yang ingin dicapai dalam beberapa tahun ke depan
CA yang telah menangani sesi wawancara kepada lebih dari 800 kandidat melihat bahwa mereka yang memiliki tujuan karier yang jelas cenderung lebih mudah menentukan pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan dan aspirasi profesionalnya. Hal ini akan membantu mereka menjelaskan motivasi karier dengan lebih terarah saat proses rekrutmen berlangsung.
Sejak 2013, Peoplyee telah membantu lebih dari 5.000 profesional menemukan peluang kerja yang sesuai dengan pengalaman, keterampilan, dan tujuan karier mereka. Temukan peluang berikutnya bersama Peoplyee dan kembangkan karier Anda di perusahaan yang tepat.
5 Cara Menetapkan Tujuan Karier agar Proses Pencapaiannya Lebih Mudah
1. Kenali minat dan aspirasi karier
Mulailah dengan mengenali minat dan aspirasi karier. Di sisi lain, kepuasan kerja merupakan salah satu hal yang dapat memengaruhi perjalanan profesional. Jadi, pikirkan bidang, jenis pekerjaan, atau aktivitas yang membuat Anda tertarik dan ingin terus berkembang. Anda dapat menggunakan minat dan aspirasi tersebut untuk menentukan tujuan pengembangan profesional yang sesuai dengan apa yang ingin dicapai.
2. Kenali kekuatan dan keterampilan
Apa kekuatan yang Anda miliki? Ini berlaku pada keterampilan teknis dan transferable skills atau keterampilan yang dapat diterapkan di berbagai pekerjaan. Dengan menilai keterampilan dan mempertimbangkan poin tersebut, Anda bisa menetapkan tujuan karier yang selaras. Langkah itu mengarahkan Anda terhadap pertumbuhan dan kepuasan profesional. Bukan tak mungkin, proses mencapai tujuan karier bisa lebih mudah.
3. Pertimbangkan berbagai pilihan karier
Salah satu bagian penting dalam penetapan tujuan karier adalah mempertimbangkan berbagai pilihan karier yang tersedia. Jika mempelajari berbagai pilihan karier yang sesuai dengan minat, maka Anda akan lebih mampu menentukan langkah guna mendapatkan posisi yang diinginkan.
Jika Anda memerlukan saran profesional, hubungi career advisor yang dapat memberikan saran tentang pilihan karier. Mereka akan membantu Anda dalam mengidentifikasi keterampilan yang dimiliki, mencocokkannya dengan peluang kerja yang tersedia, menulis CV yang efektif, hingga memberikan kiat menjawab pertanyaan wawancara.
Biasanya, mereka dapat dijumpai di recruitment agency atau headhunter. Hubungi headhunter tepercaya dan berpengalaman seperti Peoplyee.
4. Fokus pada hal yang ingin dicapai
Setelah mengetahui minat, kekuatan, dan pilihan karier, fokuslah pada hal-hal yang ingin dicapai. Anda dapat memikirkan posisi, keterampilan, pengalaman, atau pencapaian yang ingin diraih dalam beberapa tahun ke depan. Alih-alih hanya memikirkan hal-hal yang tidak Anda inginkan, fokuslah pada langkah yang dapat dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut.
5. Susun langkah untuk mencapai tujuan
Anda sudah menentukan tujuan karier? Jika sudah, buatlah tujuan yang lebih kecil untuk mencapainya. Ini akan membantu Anda tetap fokus pada tujuan akhir dan menjaga motivasi saat menyelesaikan setiap tahapan.
Misalnya, jika tujuan Anda adalah mendapatkan posisi supervisor dalam tiga tahun, Anda dapat menetapkan target untuk mengembangkan keterampilan kepemimpinan, mengikuti pelatihan yang relevan, mengambil tanggung jawab baru, atau memperoleh pengalaman dalam memimpin proyek.
Next: Job Search Burnout: Tanda dan Penyebabnya yang Wajib Diperhatikan
4 Contoh Tujuan Karier Berdasarkan Posisi dan Industri
1. Business development di perusahaan trading
Perusahaan trading berorientasi pada perluasan jaringan pasokan (supply chain), ekspor dan impor, negosiasi kuota besar, serta target profit margin. Bagaimana menetapkan tujuan kariernya?
Contoh
Seorang business development yang adaptif dan berorientasi pada target, dengan keahlian dalam analisis pasar internasional serta negosiasi kontrak dagang. Dalam tiga tahun ke depan, ia dapat menargetkan perluasan jaringan distribusi global, memahami dinamika supply chain global, memperluas portofolio klien, menambah kemitraan dengan pemasok, serta mendorong pertumbuhan margin profit perusahaan melalui strategi penetrasi pasar yang berkelanjutan.
2. HR and GA di perusahaan manufaktur
Perusahaan manufaktur berfokus pada kepatuhan hukum ketenagakerjaan, termasuk merespons serikat pekerja, manajemen aset atau fasilitas produksi, efisiensi operasional harian, serta praktik K3. Jadi, penetapan tujuan karier sebagai HR and GA di sini yaitu:
Contoh
Tujuan karier jangka panjang bagi HR and GA adalah mendigitalisasi proses administrasi dan manajemen fasilitas menggunakan sistem HRIS. Dalam tiga tahun ke depan, Anda dapat menargetkan posisi HR and GA Supervisor dengan mengembangkan kemampuan dalam administrasi HR, kepatuhan terhadap regulasi ketenagakerjaan, manajemen fasilitas, dan hubungan industrial.
Selain itu, Anda dapat mengembangkan kemampuan dalam mengelola aset perusahaan, meningkatkan kepatuhan terhadap K3, dan membangun hubungan industrial yang harmonis guna meminimalkan risiko operasional di area produksi sekaligus mendorong produktivitas tenaga kerja.
3. Operational supervisor di perusahaan logistik
Mengingat perusahaan logistik sangat bertumpu pada ketepatan waktu pengiriman, maka seorang operational supervisor harus mengetahui tentang manajemen pergudangan (warehouse), koordinasi armada (fleet), dan efisiensi rute dalam penetapan kariernya.
Contoh
Tujuan karier operational supervisor adalah membawa sistem operasional logistik di perusahaan ke tingkat yang lebih efektif dan efisien. Peran ini juga berkomitmen untuk mengawasi integrasi teknologi pelacakan armada terbaru, meminimalkan tingkat kesalahan dan kerusakan barang di gudang.
Dengan mengembangkan kemampuan tersebut, Anda dapat mempersiapkan diri untuk menapaki jenjang karier sebagai manajer operasional sambil mengembangkan kapasitas tim lapangan agar mampu beradaptasi dengan lonjakan volume pengiriman di musim-musim puncak (peak season), memastikan pemenuhan SLA sesuai target perusahaan, serta memangkas biaya operasional armada tanpa menurunkan kualitas layanan pelanggan.
4. Accounting staff di perusahaan retail
Berkarier di perusahaan retail sebagai accounting staff perlu memperhatikan perputaran arus kas cepat (cash flow), rekonsiliasi penjualan multi-outlet atau e-commerce, audit persediaan barang (stock opname), dan pelaporan pajak retail.
Contoh
Tujuan karier sebagai accounting staff di industri retail adalah mengoptimalkan proses rekonsiliasi data penjualan harian dari berbagai kanal, baik offline store maupun e-commerce, agar laporan keuangan akhir bulan bisa selesai lebih cepat dan akurat.
Dalam jangka panjang, accounting staff di industri retail dapat menetapkan tujuan untuk mengembangkan kemampuan rekonsiliasi data penjualan, analisis keuangan, dan pelaporan pajak agar mampu memberikan informasi yang lebih akurat untuk mendukung keputusan bisnis.
Jika membutuhkan bantuan dalam memahami pilihan karier, Anda dapat berkonsultasi dengan career advisor atau recruitment agency yang berpengalaman. Ingin mengetahui lebih banyak informasi tentang karier dan peluang kerja? Jelajahi laman Peoplyee untuk mendapatkan informasi yang relevan bagi perjalanan profesional Anda.
FAQ
Apa yang dimaksud dengan tujuan karier?
Tujuan karier adalah target profesional yang ingin dicapai oleh seseorang dalam jangka pendek maupun jangka panjang, seperti mengembangkan keterampilan, memperoleh promosi, atau berpindah ke bidang pekerjaan tertentu.
Bagaimana cara menentukan tujuan karier?
Anda dapat menggunakan prinsip SMART agar tujuan karier lebih jelas, realistis, dan mudah dievaluasi perkembangannya.
Mengapa tujuan karier penting saat melamar kerja?
Tujuan karier membantu kandidat menjelaskan motivasi melamar pekerjaan, menunjukkan arah pengembangan profesional, serta meyakinkan perekrut bahwa posisi yang dilamar sesuai dengan rencana kariernya.


