Blog
Career Development·

Growth Mindset: Kunci Adaptasi dan Sukses Karier di Dunia Kerja

Memiliki growth mindset dapat menjadi keuntungan bagi pencari kerja, karena seseorang dengan pola pikir ini mampu memperluas kapasitas belajar.
Peoplyee growth mindset

Memiliki growth mindset dapat menjadi keuntungan bagi pencari kerja, karena seseorang dengan pola pikir ini mampu memperluas kapasitas belajar. Baik belajar hal baru maupun mengasah keterampilan yang sudah dimilikinya. Bila seseorang mengadopsi growth mindset bukan tak mungkin ia dapat meningkatkan kariernya. Di tengah dinamika pasar kerja yang terus berubah, pertimbangkan untuk mempunyai aset ini.

Apa Itu Growth Mindset?

Psikolog dari Stanford University Carol Dweck mengenalkan konsep growth mindset setelah puluhan tahun melakukan riset tentang sifat pola pikir pertumbuhan. Hasil risetnya menunjukkan bahwa siswa dengan growth mindset secara konsisten mengungguli siswa dengan fixed mindset. Lalu, apa itu growth mindset?

Growth mindset atau pola pikir yang berkembang merupakan keyakinan bahwa kemampuan, kecerdasan, dan bakat dapat dikembangkan melalui kerja keras, strategi yang baik, dan kemauan untuk belajar dari kegagalan. Individu dengan mindset ini melihat tantangan sebagai peluang, menerima kritik sebagai masukan yang berharga, dan memandang usaha sebagai jalur menuju penguasaan, bukan sekadar bukti kekurangan.

Sebaliknya, individu dengan fixed mindset atau pola pikir tetap tidak mampu melakukan itu semua. Ia percaya bahwa kemampuan dan bakat adalah sifat bawaan yang tidak dapat diubah, sehingga ia enggan menghadapi dan/atau menyesuaikan diri dengan perubahan.

Di dalam lingkungan kerja, seseorang dengan growth mindset akan membawa dampak transformasi yang dinamis. Keuntungannya antara lain:

1. Tak mudah menyerah

Dunia kerja penuh dengan perubahan mendadak, mulai dari peliahan proyek, restrukturisasi tim, hingga perkenalan teknologi baru. Individu dengan growth mindset cenderung lebih mampu beradaptasi di masa sulit, sehingga mereka tidak mudah menyerah saat menghadapi kemunduran dan cepat merespons kebutuhan baru di perusahaan.

2. Semakin proaktif

Tak sedikit perusahaan mencari karyawan yang mampu mengembangkan keterampilan (upskilling) dan mengubah keterampilan (reskilling) secara berkala. Dengan growth mindset, Anda secara proaktif mencari peluang pelatihan, sertifikasi, dan tantangan baru. Hal ini sangat penting, karena masa pakai keterampilan teknis semakin pendek.

3. Performa kerja lebih tinggi

Karyawan yang percaya bahwa mereka dapat menjadi lebih baik cenderung mengeluarkan usaha ekstra. Mereka tidak takut mengambil proyek yang sulit, yang pada akhirnya menghasilkan inovasi, pemecahan masalah yang lebih efektif, dan kontribusi nyata terhadap tujuan perusahaan.

4. Menarik perhatian perekrut

Perekrut dan hiring manager secara aktif mencari tanda-tanda growth mindset selama sesi wawancara. Mereka tahu bahwa kandidat dengan pola pikir berkembang akan menjadi aset jangka panjang seiring pertumbuhan perusahaan. Kemampuan Anda untuk mendiskusikan kegagalan masa lalu dan bagaimana belajar dari proses tersebut jauh lebih berharga daripada hanya cerita pencapaian target atau kesuksesan proyek tanpa hambatan.

Next: 12 Panduan Hari Pertama Kerja Bagi Karyawan Baru

4 Strategi Memiliki Growth Mindset dalam Pencairan Kerja

Bagi pencari kerja yang sedang berjuang memperoleh peluang baru, menerapkan pola pikir ini dapat mengubah proses pencarian tersebut. Terlebih bagi fresh graduate yang baru memasuki pasar kerja, transisi dari lingkungan akademik ke profesional bisa sangat menantang. Inilah saatnya growth mindset harus menjadi senjata utama.

1. Fokus pada proses, bukan hasil

Proses pencarian kerja sering kali di luar kendali Anda, seperti jumlah pelamar lain, anggaran perusahaan, dan matriks penilaian perekrut. Apa yang bisa Anda lakukan? Tetapkan tujuan harian atau mingguan untuk mengoptimalkan pengiriman aplikasi lamaran pekerjaan, analisis penyebab lamaran ditolak atau gagal dalam sesi wawancara kerja, konsisten mengikuti proses rekrutmen, dan jangan lupa untuk merayakan keberhasilan kecil.

2. Kembangkan rasa ingin tahu

Anda harus mengembangkan rasa ingin tahu, karena hal itu adalah akar dari growth mindset. Caranya, Anda bisa mempelajari kualifikasi dalam job description untuk mengetahui kandidat ideal yang diinginkan oleh perusahaan, lalu mendalami keterampilan teknis dan beberapa bidang terkaitnya seperti prinsip t-shaped professional. Sikap tersebut membuat Anda terlihat mudah beradaptasi.

3. Ubah pandangan

Mengubah pola pikir perlu mengatur kembali pandangan Anda. Misalnya, menghadapi tantangan dengan sikap menyelidiki, maksudnya, ketika dihadapkan pada keterampilan yang tidak Anda miliki, maka mulailah untuk mempelajari hal itu.

Anda juga bisa mengganti kalimat dari “Saya tidak bisa membuat video” menjadi “Saya belum bisa membuat video, tetapi saya akan mencari tahu caranya.” Dalam situasi ini, Anda fokus pada solusi untuk belajar sesuatu.

4. Prioritaskan umpan balik

Jangan bekerja untuk mendapatkan pujian, terlebih itu terjadi di tempat kerja pertama Anda. Bekerjalah untuk mendapatkan umpan balik dari atasan maupun rekan kerja. Anda pun dapat meminta umpan balik secara berkala kepada mereka tentang keterampilan teknis yang harus ditingkatkan, keterampilan nonteknis yang perlu didalami, dan menerima pula kritikan mereka tanpa sikap defensif. Ingat, kritik adalah alat untuk pertumbuhan, bukan evaluasi dari harga diri Anda.

Memang, tak mudah untuk menjalankan growth mindset dalam tugas sehari-hari. Namun, ini adalah kebiasaan yang harus dilatih setiap hari agar bertahan di lingkungan kerja yang kompetitif.
Next: Perlukah Fresh Graduate Memiliki Sertifikat Keterampilan? Ini Penjelasannya

Bagi fresh graduate maupun karyawan yang sedang mencari pekerjaan baru, growth mindset membuat Anda terus bergerak maju meski dihadapkan pada penolakan. Dengan menanamkan pola pikir yang berkembang, Anda tak ragu untuk belajar lagi demi meningkatkan oportunitas mendapatkan peran di tempat baru. Jadikan setiap tantangan sebagai pijakan, bukan tembok penghalang.

Ikuti informasi tentang proses rekrutmen dan peluang baru di laman ini.


Share