Selamat, Anda sudah menjadi karyawan baru! Setelah melewati proses rekrutmen yang panjang dan ketat, kini Anda siap memulai babak baru dalam karier. Namun, bekerja pada hari pertama akan memunculkan beragam perasaan berbeda, mulai dari gembira karena mendapatkan pekerjaan baru hingga kikuk karena memasuki lingkungan baru. Padahal kesan pertama sebagai “si anak baru” cukup penting guna membangun koneksi dengan rekan kerja.
Untuk memastikan perjalanan karier Anda lancar sejak hari pertama, kami memberikan do’s dan don’ts beradaptasi sebagai karyawan baru di hari pertama bekerja.
Onboarding Karyawan Baru
Untuk menyambut karyawan baru, perusahaan akan mengadakan onboarding yang dilakukan oleh tim HR dengan melibatkan pemimpin dan/atau rekan kerja satu tim.
Karyawan baru wajib menjalani proses onboarding yang berlangsung satu hingga dua hari, tetapi ada pula perusahaan yang memiliki jangka waktu lebih dari itu. Beberapa perusahaan menyediakan buddy yang bertugas sebagai teman serta membantu anggota baru beradaptasi dengan pekerjaan dan lingkungan kerja.
Onboarding merupakan proses penyelarasan perusahaan kepada karyawan baru agar ia mampu menyesuaikan diri dengan peran barunya.
Dalam proses ini, HR dan pemimpin tim harus memastikan karyawan baru belajar dan memahami budaya perusahaan plus visi, misi, nilai, hingga bisnis perusahaan. Dari upaya tersebut, perusahaan mengharapkan karyawan baru dapat memahami tanggung jawab serta mengenal rekan setimnya sehingga ia berkontribusi terhadap tujuan bisnis.
Next: 9 Cara Memperkenalkan Diri Pada Hari Pertama Kerja
Do's & Don'ts Karyawan Baru: Panduan Hari Pertama Kerja
Bagi fresh graduate, jobseeker, atau first jobber yang baru melangkah ke dunia kerja, hari pertama kerja ialah waktu krusial yang menentukan kesan pertama dan fondasi kerja di tempat kerja baru.
Merasa gugup pada hari pertama kerja adalah reaksi wajar, tetapi Anda juga perlu menunjukkan antusiasme di depan rekan kerja. Inilah referensi do’s dan don’ts untuk perjalanan karier Anda.
Do's
Apa yang harus dilakukan pada hari pertama kerja? Intinya adalah membangun reputasi yang baik. Bagaimana caranya?
1. Datang lebih awal
Ini adalah aturan utama, datang lebih awal. Paling tidak, Anda tidak terlambat dalam urusan pekerjaan. Sebaiknya, Anda sudah sampai kantor 15–20 menit lebih awal sehingga memiliki waktu menyiapkan perkenalan atau memoles penampilan. Ini juga memberi waktu untuk menenangkan diri sebelum memulai hari.
2. Berpakaian sesuai dress code
Kenakan pakaian yang sesuai dengan dress code perusahaan. Jika Anda tidak yakin, tanyakan kepada HR atau kenakan business casual atau business formal agar terlihat rapi. Bagaimanapun juga penampilan profesional mencerminkan keseriusan Anda dalam bekerja.
3. Perkenalkan diri
Biasanya, pada pagi hari, HR akan meminta Anda untuk memperkenalkan diri. Jadi, siapkan kalimat singkat kepada rekan setim dan semua karyawan di kantor. Jika HR mengenalkan Anda ke karyawan satu per satu, jangan lupa untuk tersenyum, jabat tangan mereka, dan sebutkan nama serta posisi baru. Bila Anda bertemu mereka di pantry atau toilet, jangan ragu untuk menyapa terlebih dahulu. Ini adalah kunci membangun komunikasi efektif sejak awal.
4. Dengarkan dan amati
Pada hari pertama, Anda harus menyerap informasi dengan mendengarkan baik-baik instruksi dari atasan atau mentor, mengenali siapa saja rekan setim plus apa saja tugas mereka, memperhatikan dinamika tim, dan mengamati bagaimana rekan kerja berinteraksi satu sama lain. Proses belajar seperti itu dapat mempercepat adaptasi Anda terhadap lingkungan baru.
5. Tunjukkan semangat belajar
Tunjukkan bahwa Anda bersemangat menyerap ilmu baru dan berkontribusi di tempat baru. Jika ada yang tidak jelas, Anda bisa mengajukan pertanyaan tentang pekerjaan hingga budaya kerja ke buddy atau rekan kerja. Jika perlu, catat jawaban mereka agar Anda tidak perlu bertanya hal yang sama berulang kali.
6. Pahami tugas dan ekspektasi
Saat beradaptasi dengan pekerjaan baru, Anda perlu memahami tanggung jawab dan ekspektasi atasan terhadap Anda. Pastikan tugas yang seharusnya Anda fokuskan setiap hari, jenis pekerjaan yang harus diprioritaskan, serta tujuan apa yang perlu dicapai dalam peran Anda. Dengan mendefinisikan setiap tanggung jawab, Anda dapat menyusun strategi alur kerja sehingga bisa memenuhi ekspektasi secara efektif.
7. Maksimalkan masa probation/kontrak
Apa pun kontrak kerjanya, apakah perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) atau perjanjian kerja waktu tidak tertentu (PKWTT), maksimalkan masa tersebut untuk menetapkan tujuan Anda terhadap peran baru. Selama periode ini, cobalah untuk menunjukkan kemampuan terbaik Anda dan mengintegrasikan diri ke dalam lingkungan kerja. Ini bertujuan memantau perkembangan diri, seperti dalam waktu tiga bulan, Anda dapat mencapai target, membangun hubungan kerja, serta mendapatkan keterampilan baru.
Next: Pahami Perbedaan PKWT Dan PKWTT Agar Tak Salah Status Kepegawaian
Don'ts
Ada beberapa hal yang sebaiknya Anda hindari agar tidak meninggalkan kesan negatif, yaitu:
1. Terlambat
Terlambat di hari pertama dapat meninggalkan kesan negatif, meski Anda sudah mengatur waktu perjalanan. Rekan kerja dapat menganggap Anda kurang profesional dan tidak berkomitmen pada waktu.
2. Pasif atau agresif
Hindari duduk diam tanpa inisiatif, tetapi juga jangan terlalu agresif mengambil alih atau mengkritik orang lain. Temukan keseimbangan antara mendengarkan dan berkontribusi secara proporsional.
3. Mengeluh atau bergosip
Hindari mengeluh tentang pekerjaan sebelumnya, proses rekrutmen, atau hal-hal lain. Jauhi pula gosip kantor, sehingga Anda berfokus pada pekerjaan dan membangun hubungan positif.
4. Terlalu cepat mengubah sistem
Meski Anda memiliki ide inovatif, tetapi tahan untuk langsung mengkritik atau mencoba mengubah sistem yang sudah ada pada hari pertama. Luangkan waktu untuk memahami mengapa suatu hal dilakukan dengan cara tertentu sebelum memberikan masukan.
5. Terlalu banyak informasi pribadi
Dalam lingkungan profesional, sebaiknya Anda membatasi jumlah informasi pribadi yang dibagikan ke orang lain. Pastikan lebih berhati-hati dalam hal ini, karena hubungan Anda dengan rekan kerja belum sepenuhnya terbentuk. Ini juga dapat menghindarkan Anda dari bergunjing atau berkonflik di tempat kerja.
Hari pertama kerja menjadi kesempatan penting bagi Anda untuk memperkenalkan diri plus menunjukkan potensi dan keterampilan. Namun, jangan sampai kondisi tersebut menyeret Anda menjadi people pleaser. Jadilah pribadi yang autentik dan adaptif agar Anda bisa berkontribusi sekaligus berpeluang menapaki karier yang sukses ke depannya.
Selamat bekerja!


