Bekerja pada hari pertama menjadi momen yang menyenangkan sekaligus mencemaskan. Sebagai karyawan baru, hari pertama kerja bukan hanya tentang memahami tugas dan tanggung jawab, tetapi juga membangun kesan pertama yang positif di mata rekan kerja dan atasan. Salah satunya adalah kita mengetahui cara memperkenalkan diri yang efektif guna meninggalkan kesan positif.
Mengapa Perkenalan Diri di Hari Pertama Itu Penting?
Cara memperkenalkan diri yang profesional sangat penting untuk memulai proses mengenal lingkungan kerja yang baru. Hal ini juga dapat membentuk fondasi komunikasi efektif dengan rekan setim serta beradaptasi terhadap tugas baru.
Terlebih, kesan pertama di tempat kerja memiliki kekuatan luar biasa. Dengan melihat Anda dan cara memperkenalkan diri, rekan kerja akan mulai membentuk persepsi tentang siapa Anda, bagaimana Anda bekerja, dan seberapa baik Anda akan berintegrasi dengan tim.
Oleh karena itu, perkenalan yang baik menunjukkan inisiatif, kepercayaan diri, dan keramahan, yang semuanya merupakan atribut penting untuk membuka pintu kolaborasi dan membangun jaringan sejak dini.
Next: 7 Langkah Perkenalan Diri yang Menarik Saat Interview Kerja
9 Cara Memperkenalkan Diri di Hari Pertama Kerja
Berikut beberapa cara untuk memperkenalkan diri Anda secara optimal pada hari pertama kerja:
1. Riset awal
Sebelum hari pertama, luangkan waktu untuk memahami struktur perusahaan, nama rekan kerja setim, dan budaya perusahaan secara umum. Pengetahuan dasar ini akan membantu Anda merasa lebih percaya diri dan menunjukkan mereka akan memperoleh rekan kerja yang proaktif. Jika memungkinkan, pelajari peran dan tanggung jawab rekan setim guna membuka percakapan dengan mereka.
2. Tampilkan sikap positif
Datanglah dengan sikap positif, seperti tersenyum, menyapa, dan antusias kepada orang yang Anda jumpai di kantor. Saat berbicara dengan rekan kerja atau atasan, perhatikan bahasa tubuh Anda agar terlihat percaya diri tetapi tetap mudah didekati, seperti menjaga kontak mata ketika berbicara dengan tim HR ketika onboarding.
3. Siapkan perkenalan singkat
Pada hari H, Anda perlu menyiapkan kalimat perkenalan singkat kepada rekan kerja di kantor baru. Contohnya:
“Hello, everyone. My name is Desy and I'm the new social media specialist at the marketing team. I graduated from [the name of the university] and before working here, I worked for a technology company for three years. I look forward to collaborating with you. Thank you.”
atau
“Good morning, everyone. I'm Randy, a new HR-GA staff and also a fresh graduate from [the name of the university]. I'm excited to be part of this company and look forward to teaming up with you. Thank you.”
4. Ikut sesi onboarding
Onboarding adalah sebuah sesi bagi karyawan baru mengenal visi, misi, nilai, budaya, dan bisnis perusahaan lebih mendalam. Dalam sesi ini, tim HR juga akan memberikan peraturan perusahaan yang wajib diikuti oleh semua karyawan, seperti dress code, kehadiran di kantor, hingga platform komunikasi yang harus digunakan selama jam kerja.
5. Kenali rekan kerja
Setelah mengikuti sesi onboarding, Anda akan diajak oleh HR untuk berkenalan dengan semua rekan kerja atau rekan satu departemen, divisi, atau tim. Biasanya, mereka akan mengatakan nama dan posisi mereka. Di sini, Anda dapat mengajukan pertanyaan tentang bagaimana tim bekerja atau rekomendasi tempat makan siang di sekitar kantor. Ini menunjukkan bahwa Anda ingin lebih mengenal dan bekerja sama dengan mereka.
Beberapa perusahaan akan memberikan buddy kepada karyawan baru. Buddy bertugas menjadi pendamping anggota baru selama waktu tertentu, agar memahami budaya perusahaan sekaligus membaur dengan rekan kerja lain.
Next: Kandidat Wajib Tahu: 7 Langkah Penting Dalam Proses Rekrutmen
6. Dengarkan secara aktif
Saat Anda dan rekan kerja saling memperkenalkan diri, dengarkan dengan saksama dan ingatlah nama serta posisi mereka. Karena memanggil nama seseorang saat berbicara akan menciptakan koneksi yang lebih personal dan menunjukkan bahwa Anda menghargai mereka. Jika Anda kesulitan mengingat, tak ada salahnya untuk meminta mereka mengulang namanya.
7. Manfaatkan momen
Dalam beberapa kesempatan, perkenalan sering terjadi di luar meja kerja. Misalnya, makan siang di kantin atau membuat kopi di pantry. Anda dapat memanfaatkan momen itu untuk menyapa rekan kerja lain dan memulai percakapan singkat, karena suasana yang santai membantu seseorang merasa lebih nyaman berbincang-bincang.
8. Tawarkan bantuan
Bila ada kesempatan di mana Anda bisa menawarkan bantuan atau menunjukkan inisiatif, lakukanlah. Ini menunjukkan bahwa Anda memiliki semangat berkolaborasi dan ingin menjadi bagian dari tim. Tentu saja, jangan sampai terlalu memaksakan diri atau mengganggu pekerjaan Anda dan orang lain.
9. Konsistensi
Memperkenalkan diri pada hari pertama hanyalah permulaan. Di hari berikutnya, teruslah menyapa dan berinteraksi dengan rekan kerja. Konsistensi adalah kunci untuk memperkuat kesan positif yang telah Anda bangun.
Ketika Anda memperkenalkan diri, pilih kalimat yang sesuai dengan budaya perusahaan. Misalnya, cara berkomunikasi orang-orang yang bekerja di consulting firm berbeda dengan mereka yang bekerja di creative agency. Jadi, ada beberapa hal yang tidak boleh Anda lakukan saat berkenalan, yaitu:
- Mengucapkan hal-hal yang terlalu personal
- Membahas topik kontroversial
- Mengatakan kalimat negatif tentang mantan rekan kerja dan atasan
- Membicarakan isu yang ofensif atau memancing perdebatan yang tak produktif
Cara memperkenalkan diri di hari pertama kerja menjadi salah satu langkah awal yang krusial untuk membangun karier yang sukses di perusahaan baru. Dengan persiapan matang, sikap positif, dan komunikasi efektif, Anda tidak hanya akan meninggalkan kesan pertama yang baik, tetapi juga mempercepat proses adaptasi kerja. Bahkan antusiasme Anda akan menular dan membuat orang lain merasa nyaman untuk berinteraksi.
Selamat memulai petualangan baru!


