Blog
Company Culture·

5 Kebijakan Perusahaan yang Harus Diketahui Kandidat Sebelum Bergabung

Mendapatkan tawaran pekerjaan menjadi momen yang menyenangkan, tetapi ada satu yang sering luput dari perhatian ialah yakni kebijakan perusahaan.
Peoplyee kebijakan perusahaan 02

Mendapatkan tawaran pekerjaan menjadi momen yang menyenangkan, tetapi di balik euforia tersebut, ada satu hal krusial yang sering luput dari perhatian calon karyawan, yakni kebijakan perusahaan. Biasanya, kebijakan ini mengatur segala aspek di tempat kerja, mulai dari jam kerja, kode etik, hingga hak dan kewajiban karyawan.

Buat Anda yang sedang menjalani proses rekrutmen, sebelum menandatangani kontrak, tanyakan terlebih dahulu tentang kebijakan perusahaan ketika tim HR memberikan offering letter.

Mengapa Kebijakan Perusahaan Penting Diketahui oleh Calon Karyawan?

Tak sedikit calon karyawan yang berfokus pada tanggung jawab pekerjaan dan gaji, padahal kebijakan perusahaan dapat berdampak besar pada pengalaman kerja sehari-hari. Bahkan hal ini berkontribusi terhadap karier jangka panjang Anda. Ini tiga alasan calon karyawan perlu mengetahui kebijakan perusahaan:

  • Mengukur budaya dan nilai perusahaan, seperti prioritas etika, transparansi, atau work-life balance
  • Menghindari ketidakcocokan, misalnya, Anda adalah seseorang yang menghargai fleksibilitas kerja bergabung dengan perusahaan yang memiliki kebijakan kehadiran yang sangat ketat, ada kemungkinan perusahaan tersebut bukan pilihan yang tepat bagi Anda
  • Membuat keputusan yang lebih tepat, misalnya apakah kebijakan perusahaan yang dikombinasikan dengan compensation and benefits (comben) akan membantu Anda membuat keputusan yang matang dan percaya diri

Bisakah kita mendapatkan gambaran yang jelas tentang kebijakan perusahaan ketika masih menjalani proses rekrutmen? Ya, kandidat tidak bisa meminta salinan atau buku panduan tentang kebijakan perusahaan, tetapi ada beberapa yang bisa Anda lakukan.

1. Tanyakan saat wawancara

Saat memenuhi undangan wawancara kerja, Anda dapat menanyakan pertanyaan strategis alih-alih bertanya tentang sistem kerja antara WFO dan WFH. Sebaiknya, ubah pertanyaan Anda tentang bagaimana kebijakan perusahaan mengenai fleksibilitas kerja.

2. Bertanya kepada calon rekan kerja

Dalam wawancara kerja, biasanya manajer dan perekrut mengajak anggota tim lain untuk bertemu dengan kandidat. Jika memungkinkan, Anda dapat bertanya tentang kebijakan perusahaan kepada calon rekan kerja. Mereka dapat memberikan wawasan jujur tentang bagaimana kebijakan perusahaan diterapkan dalam tugas sehari-hari.

3. Cari di media sosial

Banyak perusahaan mempublikasikan nilai-nilai dan komitmen mereka di situs web resmi, laporan tahunan, atau di media sosial. Sumber tersebut bisa memberi Anda gambaran umum tentang budaya mereka.

4. Periksa reviu karyawan

Platform ulasan karyawan–meskipun tidak selalu akurat–dapat memberikan penjelasan tentang pengalaman nyata orang-orang yang bekerja di perusahaan tujuan Anda.

Next: Ketahui Isi Kebijakan Perusahaan Sebelum Bergabung

Kebijakan Perusahaan yang Wajib Anda Ketahui

Ada beberapa jenis kebijakan yang sangat penting dan wajib Anda ketahui. Jika Anda tidak bisa mendapatkan jawaban yang jelas, itu mungkin sebuah red flags. Jadi, untuk menghindarkan Anda dari kejutan yang tidak menyenangkan di masa depan, cek kebijakan di bawah ini.

1. Kebijakan comben

Kebijakan pertama yang ditanyakan oleh calon karyawan adalah tentang comben. Pastikan Anda memahami dengan jelas bagaimana perusahaan menghitung gaji, kapan membayarkan, apa saja tunjangan yang akan Anda dapatkan, kriteria menerima bonus atau insentif kinerja, dan kebijakan cuti tahunan dan cuti lainnya.

2. Kebijakan jam kerja

Bagi angkatan kerja terkini, fleksibilitas kerja menjadi nilai tambah yang besar. Hal-hal yang perlu Anda ketahui tentang jam kerja antara lain:

  • Apakah Anda harus datang dan pulang pada waktu yang sama setiap hari atau apakah ada kelonggaran jam kerja?
  • Apakah perusahaan memperbolehkan karyawan untuk bekerja dari rumah? Jika ya, seberapa sering?
  • Bagaimana mekanisme mengajukan cuti tahunan dan apakah ada batasan jumlah hari?

3. Kebijakan kode etik

Kebijakan kode etik menjadi standar perilaku yang diharapkan oleh perusahaan kepada karyawan. Di dalamnya akan menggarisbawahi hal profesionalisme, seperti komunikasi, transparansi, saling menghargai, patuh terhadap regulasi pemerintah, hingga menguraikan konsekuensi dari pelanggaran kode etik. Tanyakan apakah perusahaan memiliki kebijakan kode etik tentang:

  • Diskriminasi dan tindak pelecehan serta hukuman bagi pelakunya, hal ini untuk melindungi karyawan
  • Aturan yang berlaku jika Anda memiliki hubungan pribadi dengan rekan kerja atau klien
  • Aturan tentang proses perusahaan melindungi informasi sensitif, terlebih industri Anda adalah teknologi dan keuangan

4. Kebijakan teknologi dan privasi

Dengan semakin majunya teknologi, penting untuk memahami bagaimana perusahaan menggunakan teknologi dan bagaimana mereka melindungi data Anda, seperti:

  • Pembatasan penggunaan internet di tempat kerja, pengiriman email kepada klien, situs yang boleh dan terlarang untuk dibuka
  • Peraturan tentang penggunaan perangkat pribadi atau bring your own devices (BYOD), seperti penggunaan laptop kantor hanya di jam kerja atau peraturan ponsel pribadi untuk pekerjaan
  • Ketahui tentang hak cipta dan kekayaan intelektual atas ide atau produk yang Anda buat selama bekerja bagi perusahaan

5. Kebijakan K3

Meski keselamatan dan kesehatan kerja (K3) lebih sering dijumpai di industri manufaktur atau konstruksi, tetapi kebijakan K3 penting bagi setiap perusahaan. Kebijakan ini menunjukkan komitmen perusahaan terhadap operasi bisnis sekaligus kesejahteraan karyawan, di samping kepatuhan terhadap regulasi pemerintah.

Next: Mengenal K3: Upaya Membuat Lingkungan Kerja Aman

Apakah Anda memiliki cara lain untuk mengetahui kebijakan perusahaan?

Memahami kebijakan perusahaan sebelum bergabung dapat membantu Anda menemukan tempat kerja yang benar-benar sesuai dengan nilai dan tujuan karier. Jangan ragu untuk bertanya, karena pertanyaan yang tepat akan memberikan wawasan yang berharga daripada hanya melihat gaji dan tunjangan. Lakukan riset, ajukan pertanyaan, dan pastikan membuat keputusan yang tepat untuk masa depan karier Anda.

Kunjungi laman ini bila ingin mendapatkan wawasan lain tentang dunia kerja dan proses rekrutmen.

Share