Blog
Career Development·

7 Langkah Menjadi Manajer yang Andal dan Efektif

Bagi Anda yang telah bekerja beberapa tahun dan ingin meningkatkan karier, apakah Anda sudah mempersiapkan langkah menjadi manajer?
Peoplyee 7 langkah menjadi manajer

Bagi Anda yang telah bekerja beberapa tahun dan ingin meningkatkan karier, apakah Anda sudah mempersiapkan langkah menjadi manajer? Saat bercita-cita menjadi manajer, Anda perlu mempertimbangkan keterampilan dan pengetahuan apa saja yang dibutuhkan oleh bisnis karena hal itu menunjang kesuksesan karier, terlebih jika Anda bekerja di industri yang spesifik.

Apa saja langkah menjadi manajer ke depan? Berapa lama harus mempersiapkan hal tersebut?

Keterampilan Teknis dan Nonteknis Ini Dukung Anda Menjadi Manajer yang Andal

Sebelum membahas langkah menjadi manajer, kita akan mengulas keterampilan teknis dan nonteknis yang harus dikuasai oleh karyawan. Dengan penguasaan seperangkat keterampilan, ia dapat menjadi manajer yang andal bagi tim dan perusahaan.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk memiliki keterampilan ini? Sebenarnya, tak ada panduan harus berapa lama Anda menekuni suatu keterampilan hingga menguasainya. Namun, penguasaan terhadap keterampilan–biasanya keterampilan teknis–dapat dimulai sejak Anda duduk di bangku kuliah atau pertama kali bekerja.

Jika Anda menggunakan keterampilan tersebut selama bekerja, lambat laun Anda akan menguasainya. Bahkan ada kemungkinan Anda semakin terampil dalam aplikasi keterampilan itu di peran atau bidang lain. Bila dari sisi keterampilan teknis tak ada hambatan, Anda juga perlu mengeksplorasi keterampilan nonteknis guna menunjang peran baru sebagai manajer yang andal dan efektif.

1. Leadership

Manajer harus menunjukkan keterampilan leadership kuat untuk memantau produktivitas dan efisiensi, mendelegasikan dan mengeksekusi tugas, serta mengetahui cara memimpin dengan mencontohkan dan memotivasi anggota tim sambil tetap fokus pada tugas. Keterampilan nonteknis ini dapat Anda peroleh dari senior, program coaching, dan mengenal anggota tim lebih dekat untuk memahami keterampilan dan kemampuan mereka.

2. Komunikasi

Manajer harus tahu cara berkomunikasi secara efektif dengan karyawan dan rekan kerja. Oleh karena itu, ia harus jelas dan lugas saat menyampaikan ide dan memberikan tugas serta pastikan anggota tim tanggung jawab mereka.

Komunikasi yang baik bermanfaat saat berinteraksi dengan pelanggan atau klien, terutama saat pelanggan memiliki keluhan atau karyawan perlu menyelesaikan masalah, sehingga Anda dapat menyelesaikan mereka. Untuk melatih keterampilan berkomunikasi yang baik, seseorang perlu mendengarkan secara aktif dan berbicara dengan hormat kepada orang lain.

3. People management

Seorang manajer harus memiliki keterampilan people management yang baik. Dengan hal ini, ia mengenal anggota timnya, keterampilan yang mereka miliki, mengakomodasi kebutuhan, dan memahami komitmen pribadi tim. Untuk memiliki keterampilan tersebut, tak sedikit manajer berinvestasi dalam program team building serta pelatihan kepemimpinan agar ia dapat membangun tim solid yang mendukung tujuan perusahaan.

4. Time management

Keterampilan time management ini memastikan manajer bisa mengatur waktu kerja secara efektif, sehingga ia mengetahui berapa lama waktu yang dibutuhkan oleh tim untuk menyelesaikan tugas atau proyek, membuat jadwal dan mengembangkan linimasa untuk proyek, serta mengerjakan banyak tugas secara efektif dan berkualitas. Saat memenuhi tenggat waktu, pastikan untuk tidak terburu-buru kepada karyawan atau rekan kerja Anda.

5. Delegasi

Manajer andal mampu mendelegasikan tugas untuk meningkatkan produktivitas perusahaan dan memperkuat kinerja tim. Untuk mendelegasikan tugas secara efektif, ia perlu memiliki pemahaman yang jelas tentang keunggulan karyawan dan bagaimana kontribusi mereka terhadap tim. Dengan memanfaatkan keterampilan karyawan, Anda dapat menyelesaikan proyek lebih efisien.

Next: Kepemimpinan Kuat: Pilar Perusahaan dan Karyawan Untuk Tumbuh

6. Budgeting

Keterampilan ini tergantung pada tempat kerja dan tanggung jawab manajer. Jadi, ia memerlukan pengetahuan tentang keseluruhan biaya dan pengeluaran di bidang kerjanya. Terkadang, ia perlu menyusun seluruh bujet dan mendiskusikan rencana tim dengan manajemen atas.

7. Problem solving

Keterampilan problem solving memungkinkan manajer dapat berpikir kritis untuk mengembangkan solusi atas masalah yang dihadapi oleh karyawan, pelanggan, dan isu-isu terkait proyek. Anda juga tahu cara memandang situasi sulit dan menemukan hasil positif.

8. Resolusi konflik

Umumnya, konflik terjadi ketika seseorang merasa tidak didengarkan dalam percakapan, maka manajer harus mampu mendengarkan secara aktif dan memiliki komunikasi nonverbal. Dengan demikian, ia dapat bersikap netral dan berpikir mengenai solusi yang menguntungkan semua pihak yang terlibat dalam konflik.

9. Strategic thinking

Keterampilan tersebut membantu manajer mengambil keputusan yang efektif tentang operasional harian perusahaan. Untuk memoles strategic thinking, seseorang perlu memiliki pemahaman yang jelas tentang nilai dan tujuan perusahaan, memastikan anggota tim tahu apa yang harus dilakukan, menentukan alokasi waktu kerja, hingga menampung ide dan menjalankannya secara efektif.

Next: 8 Soft Skill Wajib Buat Fresh Graduate

7 Langkah Menjadi Manajer yang Andal

Langkah menjadi manajer memerlukan perjalanan yang tidak sebentar. Anda perlu menjalaninya sejak awal mulai bekerja dan mengerahkan energi untuk mengasah keterampilan, menghasilkan pekerjaan sesuai harapan, hingga menjalani pelatihan dan berjejaring.

Berikut adalah daftar langkah menjadi manajer yang bisa menjadi referensi Anda:

1. Pertimbangkan persyaratan

Langkah menjadi manajer, pertama, mempertimbangkan persyaratan apakah keterampilan dan kualifikasi, tanggung jawab, dan potensi gaji. Baik bagi yang ingin naik jabatan di tempat kerja saat ini atau berganti pekerjaan. Anda juga bisa bertanya kepada atasan dan tim HR tentang pengalaman mereka menjadi manajer, ajukan pertanyaan spesifik tentang posisi dan peran, serta tahu apa yang diharapkan pemimpin kepada manajer baru. Dengan demikian, mereka dapat mengarahkan Anda ke langkah yang sesuai dengan keterampilan dan posisi manajer yang dibutuhkan oleh perusahaan.

2. Tingkatkan keterampilan

Sebelum dipromosikan ke level lebih tinggi, Anda wajib menunjukkan keterampilan teknis dan nonteknis, jika memungkinan, serta kemampuan mengeksekusi pekerjaan sesuai harapan. Jadi, Anda perlu terus mengembangkan dan mengasah keterampilan manajerial, yang berarti mengasah diri di dalam dan di luar kantor. Misalnya, menunjukkan pola pikir berkembang, berkomunikasi secara efektif, serta mencari peluang untuk mengasah keterampilan, pengetahuan, dan pengalaman baru yang akan mempersiapkan untuk memimpin tim.

3. Terlibat dalam proyek lain

Jangan ragu untuk mengajukan diri dalam proyek lain. Anda dapat menawarkan sekaligus melibatkan diri di proyek tim lain, sehingga lebih banyak belajar tentang dinamika tim, mengatasi masalah antar rekan, dan mengasah keterampilan kerja. Di sisi lain, pemimpin tim dan atasan akan melihat inisiatif serta cara kerja Anda. Ada kemungkinan Anda akan menikmati lebih banyak peluang pengembangan profesional saat bekerja dengan tim lain atau klien baru.

4. Pahami business acumen

Bila ingin menjadi manajer, Anda perlu memahami tentang business acumen di industri saat ini. Mulai dari memahami proses kerja, cara tim menghasilkan keuntungan, mengenali profil pelanggan dan pihak ketiga, hingga memperhatikan respons manajer menyampaikan ide dan menyerap informasi dari orang lain. Ini akan bermanfaat bagi Anda di masa mendatang.

Next: 8 Cara Meningkatkan Keterampilan Teknis agar Mendukung Kinerja

5. Diskusikan tujuan dengan atasan

Pemimpin terbaik akan menciptakan penerusnya atau pemimpin masa depan. Oleh sebab itu, Anda perlu mendiskusikan tujuan karier dengan atasan. Mintalah kepada atasan untuk mengidentifikasi dan memberikan umpan balik konstruktif agar Anda bisa mempersiapkan diri untuk menduduki peran lebih tinggi.

Sebelumnya, Anda harus memastikan bahwa atasan adalah orang yang mendukung karyawannya untuk tumbuh dan berkembang. Ia akan memberi gambaran tentang dinamika pekerjaan yang akan datang serta mendorong Anda terlibat dalam proyek atau kegiatan besar di perusahaan. Pasalnya, ada pemimpin yang sengaja merugikan atau membuat karyawan tidak nyaman

6. Muncul ke permukaan

Anda harus muncul dalam forum bersama di tempat kerja guna memperlihatkan diri. Misalnya, mengeluarkan pendapat atau ide dalam rapat, membantu tim lain dengan menggunakan keterampilan teknis, memiliki kepekaan dan berani bersuara terhadap isu di sekitar kantor, dan mempunyai empati terhadap peristiwa yang terjadi di perusahaan.

7. Berjejaring

Mengingat sebuah hubungan profesional sangat penting bagi perkembangan karier, maka usahakan diri Anda untuk berjejaring dengan rekan seprofesi atau profesi lain. Misalnya, mengajak mereka bertemu di kedai kopi atau menghadiri acara komunitas.

Bertemu orang baru dan membangun hubungan baik dengan orang lain secara profesional ialah tanda Anda peduli perkembangan karier. Jangan ragu pula menambahkan pertemanan di LinkedIn, karena Anda tidak pernah siapa dan kapan peluang baru itu muncul buat Anda.

Bila telah mengasah keterampilan dan melakukan langkah di atas, saatnya Anda melamar posisi manajer di tempat kerja sekarang atau tempat lain. Cek laman ini untuk mengetahui peluang baru yang dibutuhkan oleh perusahaan.

Share