Blog
General Information·

10 Pekerjaan yang Tidak Akan Hilang Karena AI dan Semakin Berharga

Apa saja pekerjaan yang tidak akan hilang karena AI? Kuasai keterampilan pekerjaan tersebut agar Anda tetap dibutuhkan oleh industri.
Peoplyee pekerjaan yang tidak akan hilang karena AI

Apakah Anda saat ini menjalani pekerjaan yang tidak akan hilang karena AI? Apakah pekerjaan Anda sama sekali tidak memiliki alat pendukung kerja digital karena hampir semua bidang kerja memilikinya? Jika ada, apakah alat itu tidak memengaruhi hasil pekerjaan?

Karakteristik Pekerjaan yang Tidak akan Hilang Karena AI

Ya, artificial intelligence (AI) lebih unggul menangani pekerjaan administratif dan repetitif. Hal ini tak mengherankan kita bahwa tugas rutin yang melibatkan serangkaian manual standar serta prosedur yang sama berulang kali-kali, maka kinerja AI akan lebih unggul daripada manusia.

Namun, untuk bisa menjalankan pekerjaan tersebut, AI membutuhkan bantuan manusia dalam perumusan dan pedoman pekerjaan. AI akan memproses pekerjaan yang telah diotomatiskan dengan perangkat mereka. Hasilnya, pekerjaan cepat selesai dan tidak ada kesalahan, kecuali manusia yang salah melakukan instruksi.

Dari hal ini kita dapat memahami mengapa AI gagal menggantikan manusia pada pekerjaan atau bidang tertentu. Ada empat karakteristik manusia yang belum bisa direplikasi oleh algoritma AI, yaitu:

1. Kreativitas

AI bekerja berdasarkan data masa lalu. Ia lebih unggul untuk memberikan solusi dari data yang sudah ada, tetapi kesulitan menghasilkan ide yang benar-benar baru atau perspektif yang unik.

Proses yang memanfaatkan intuisi dan pengalaman untuk menciptakan sesuatu dari awal hingga terjadi interaksi manusia tetap menjadi domain eksklusif Anda. Bila memanfaatkan alat kerja berteknologi AI, Anda perlu mengasah keterampilan perencanaan dan kreativitas agar mampu membangun keunggulan kompetitif dalam karier masa depan.

2. Empati

AI dapat memprediksi perilaku, tetapi ia tidak bisa merasakan atau berempati. Dalam dunia profesional, kemampuan untuk menafsirkan nuansa atau menggambarkan atmosfer lingkungan, memahami perasaan pelanggan, dan memberikan proposal yang didasari oleh empati adalah kunci yang tidak dimiliki oleh chatbot tercanggih sekalipun.

Misalnya, seorang HR generalist yang menggunakan ATS dan HRIS dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM), ia membutuhkan keterampilan empati tingkat lanjut untuk memahami kebutuhan karyawan hingga membantu penyelesaian konflik antara manajemen dengan karyawan. Jadi, individu yang terampil dalam bidang apa pun dan memiliki empati yang kuat diperkirakan akan menjadi lebih berharga di pasar kerja pada masa depan.

3. Pemecahan masalah

Menguasai alat berbasis AI akan menjadi nilai plus di mata perusahaan. Namun, Anda juga harus mengasah keterampilan lain agar berperan serta dalam pemecahan masalah yang tepat.

Pasalnya, mengurai sebuah masalah, memiliki opsi solusi, dan menganalisis proyeksi keputusan sangat membutuhkan penilaian dan pengalaman manusia. Pemecahan masalah sekadar hitungan angka, melainkan seni membaca situasi dan emosi pihak lain untuk mencapai solusi optimal.

4. Respons fleksibel

AI bekerja dengan baik pada tugas dengan aturan baku, tetapi ia gagap saat menghadapi masalah yang tidak terduga atau persyaratan yang ambigu. Kemampuan untuk mengambil keputusan secara fleksibel adalah benteng terakhir tenaga kerja manusia.

Misalnya, saat background check, perekrut menemukan bahwa kandidat pilihan manajer pernah melakukan fraud di tempat kerja lamanya, lalu ia segera bekerja sama dengan tim legal untuk memverifikasi hal tersebut.

Selain itu, ia memberitahukan manajer yang sempat menyatakan verbal offer kepada kandidat. Jika ia dinyatakan pernah melakukan fraud dan perusahaan tidak bersedia menerimanya, maka tim HR perlu membuat surat klarifikasi kepada yang bersangkutan.

Individu yang mampu mengorganisir masalah dan merespons dengan cepat akan terus sangat dihargai di bidang kerja mana pun.

Next: Pahami Job Title Unik Sebelum Mengirimkan Lamaran Kerja

10 Pekerjaan yang Tidak Akan Hilang Karena AI dan Semakin Berharga

Jika Anda sedang mencari peluang baru atau pekerjaan saat ini cukup menjanjikan, coba Anda melihat daftar pekerjaan yang tidak akan hilang karena AI ini. Apakah salah satunya adalah pekerjaan Anda?

1. Desainer UX/UI

Memang, AI dapat menghasilkan gambar, tetapi desainer UX/UI bertugas menciptakan pengalaman pengguna yang melibatkan emosi dan kemudahan navigasi berdasarkan perilaku manusia yang kompleks. Ia bisa memanfaatkan AI untuk mempercepat penyelesaian gambar sambil mengasah intuisi desain, sehingga hasilnya memiliki keunggulan kompetitif.

2. Project manager

Dalam beberapa perusahaan, project manager bertanggung jawab mengoordinasikan anggota tim dan terkadang antar tim atau divisi. Ia harus menggali masalah pengguna melalui dialog dan menyeimbangkan keinginan serta kebutuhan berbagai pihak. Kecil kemungkinan bila peran koordinator manusia ini digantikan oleh sistem otomatis.

3. Tenaga kesehatan

Mengingat karakteristik pekerjaan yang tidak akan hilang karena AI adalah memiliki empati, maka tenaga kesehatan dan keperawatan akan selalu dibutuhkan oleh rumah sakit, klinik, hingga pelanggannya. Mereka memiliki keramah-tamahan (hospitality) secara fisik dan memberikan dukungan emosional kepada pasien maupun keluarga pasien dalam proses penyembuhan yang tidak bisa digantikan oleh mesin.

4. Dukungan pelanggan

Tak sedikit customer support atau dukungan pelanggan di berbagai perusahaan sudah ditangani oleh AI, tetapi ia tidak bersifat proaktif. Layanan dukungan pelanggan yang dijalankan oleh manusia dapat membangun hubungan jangka panjang kepada pelanggan, memahami tantangan bisnis, dan memberikan solusi strategis yang dipersonalisasi.

5. HR

Memang, ada berbagai jenis perangkat lunak berbasis AI bagi praktisi HR, tetapi tim HR tidak hanya menangani hal-hal administratif saja, karena tugas tersebut sudah dibantu oleh HR tools. Peran HR masih diperlukan di dunia usaha, karena ia lebih berfokus menangani tugas strategis, seperti mengembangkan budaya perusahaan, menangani konflik internal, dan merancang strategi rekrutmen yang membutuhkan wawasan manusia yang tajam.

Next: 9 Komponen Total Rewards Package Ini Perlu Diketahui Jobseeker

6. Konsultan manajemen

AI dapat menyederhanakan penelitian data, tetapi kemampuan untuk memberikan wawasan yang menjadi dasar keputusan tidak bisa ia lakukan. Jadi, kehadiran konsultan manajemen akan mendukung klien menjalankan transformasi organisasi yang menyentuh aspek psikologis karyawan serta meningkatkan bisnis.

7. Arsitek

Ketika alat berbasis AI bisa menghitung konsistensi dokumen konstruksi dan peraturan bangunan, desain arsitektur tetap membutuhkan visi estetis dan filosofis dari arsitek. Ya, manusia tetap memegang kendali dalam menyetujui konsep desain yang selaras dengan lingkungan sosial dan budaya.

8. Financial strategist

Di lembaga keuangan, AI menangani penyaringan data massal. Namun, perumusan strategi keuangan jangka panjang dan analisis perusahaan tetap membutuhkan penilaian manusia yang berpengalaman.

Ia akan menganalisis fundamental perusahaan, spekulasi pasar, hingga faktor geopolitik yang berubah dari waktu ke waktu. Kehadiran financial strategist dan/atau risk analyst tetap dibutuhkan oleh industri keuangan.

9. Cyber security

Infrastruktur IT dan keamanan siber adalah medan yang dinamis. Saat terjadi insiden yang belum pernah ada polanya, maka seorang cyber security specialist harus merespons secara fleksibel dan mengambil keputusan cepat demi mempertahankan garis pertahanan.

10. Business development

Membangun kemitraan dan menciptakan peluang bisnis baru adalah puncak dari kreativitas dan negosiasi. Kemampuan untuk melihat celah pasar melalui hubungan interpersonal adalah alasan mengapa peran business development akan selalu dibutuhkan.

Apakah pekerjaan Anda menjadi salah satu yang tidak akan hilang karena AI? Jika tidak, Anda boleh merasa cemas tetapi jangan berkepanjangan, karena Anda harus merencanakan jalur karier di masa mendatang.

Dalam penyelesaian tugas, Anda dapat meningkatkan produktivitas dengan alat berbasis AI guna menyederhanakan operasi, mengurangi kesalahan, dan meningkatkan nilai pasar. Namun, Anda perlu mengasah keterampilan yang bersifat manusiawi, seperti empati, pemecahan masalah, kreativitas, serta fleksibilitas. Bicarakan peluang kerja dengan career consultant di laman ini.

Share