Pertanyaan interview berupa, “Ceritakan tentang diri Anda” atau “Tell me about yourself” akan menjadi salah satu pertanyaan yang sulit dijawab oleh kandidat. Apakah Anda pernah mengalami hal demikian? Jika jawabannya adalah YA, Anda tidak sendirian.
Kesulitan ini bukan karena Anda tidak mengenal diri sendiri, tetapi kesulitan memilih, “Bagian mana dari diri sendiri yang harus ditampilkan di depan perekrut dan hiring manager?” Berikut ini kiat menjawabnya berdasarkan Madeline Mann, pendiri career coaching dalam laman CNBC.
Pertanyaan Pendahuluan sebagai Pemecah Kebekuan
Tak sedikit pewawancara yang memberikan pertanyaan interview seperti, “Tell me about yourself” kepada kandidat.
Ini adalah pertanyaan pendahuluan sebagai ice breaking atau pemecah kebekuan di antara kedua belah pihak. Namun, bukan berarti Anda menjawab dengan candaan atau kalimat tidak serius.
Mann mengatakan bahwa jawaban dari pertanyaan interview itu akan menentukan suasana sesi secara keseluruhan. Bahkan tak jarang, kandidat menjawab pertanyaan tersebut terlalu personal atau membahas tentang hobi daripada menceritakan secara singkat tentang pencapaian karier.
Bagaimana cara menjawab dengan benar? Tak ada yang benar atau salah pada jawaban yang Anda berikan. Dalam sesi wawancara kerja, yang ada adalah jawaban yang relevan dengan tanggung jawab kerja atau tidak.
Next: 7 Contoh Jawaban Dalam Storytelling Interview
3 Cara Menyusun Jawaban Pertanyaan Interview “Tell Me about Yourself”
Di wawancara kerja, tak ada pertanyaan yang mudah dijawab oleh kandidat, terlebih jika ia tidak mempelajari pola pertanyaan dan cara menyusun jawabannya. Pertanyaan semudah, “Tell me about yourself” dapat membuat Anda pening ketika menjawab, karena Anda memiliki banyak hal untuk diceritakan kepada pewawancara.
Penulis Reverse the Search: How to Turn Job Seeking into Job Shopping menyarankan kepada kandidat untuk menjawab pertanyaan interview se-relevan mungkin terhadap peran yang dibutuhkan oleh perusahaan. Ia juga menawarkan tiga formula menyusun jawaban yang tepat sasaran. Apa saja formulanya?
1. Kalimat pembuka singkat
Pertama, Anda perlu membuka dengan kalimat singkat yang berhubungan dengan pengalaman kerja dan peran sebelumnya. Langkah ini bertujuan agar keterampilan dan pengalaman Anda cocok terhadap job description.
Jika Anda melamar di bidang akuntansi, kalimat pembuka jawaban dapat berupa, “I’ve worked as an accountant for the past four years in a growth-stage HR technology company.” Lalu, kalimat berikutnya adalah sertakan job description yang tertulis di iklan lowongan pekerjaan perusahaan, sehingga perekrut atau manajer akan menilai Anda adalah kandidat terkuat mereka.
Misalnya, Anda melamar pada peran accounting and tax specialist, maka contoh kalimat pembukanya ialah:
“As an accounting, my expertise lies in managing complex financial transactions, leveraging accounting and tax software, ensuring tax compliance aligns perfectly with requirements, and reporting to stakeholders accurately.”
2. Sebutkan pencapaian
Selanjutnya, Anda perlu menyebutkan pencapaian atau prestasi sesuai dengan peran yang dilamar. Contohnya:
“In my capacity as an accounting and tax specialist, I managed the end-to-end accounting and budgeting processes, where I implemented cost control measures that resulted in a 20% reduction in operational expenditures. I also monitor tax regulation updates, handle all tax-related activities, and ensure company compliance with the latest tax rules.”
Jika peran Anda sebelumnya berbeda dari yang dilamar, maka tonjolkan keterampilan nonteknis. Misalnya, pekerjaan saat ini adalah executive assistant yang melamar menjadi public relations, maka penyusunan jawabannya:
“My experience as an executive assistant has given me a unique perspective on organizational foresight and proactive problem-solving. My primary function was anticipating communication needs and potential friction points before they escalated. I want to bring this strategic, preventative mindset to the public relations function, ensuring that our external messaging is not only effective but also strategically positioned to mitigate future risks and negotiate favorable media coverage.”
Next: 4 Contoh Menjawab Pertanyaan Interview tentang Pengalaman Membuat Kesalahan
3. Ketertarikan terhadap peran
Menyusun jawaban untuk pertanyaan, “Tell me about yourself” juga dapat menyoroti ketertarikan Anda terhadap peran yang dilamar, sehingga pewawancara menilai latar belakang Anda sesuai dengan peran yang mereka butuhkan. Tidak menutup kemungkinan, Anda akan melangkah ke tahap selanjutnya dari ketertarikan tersebut.
Langkah ini penting dilakukan, karena mencegah Anda menjawab bertele-tele. Jadi, Anda bisa menjawab dengan membawa ketiga hal di atas atau langsung kepada posisi yang dituju.
Contoh jawaban:
a) “I am genuinely very enthusiastic about this specific opportunity. Because I am particularly excited about managing complex financial transactions and I have been following your growth in the HR tech sector. Your company successfully expanded into a new market. So, I would like to contribute my skills to this company.”
b) “I am genuinely enthusiastic about this specific opportunity because it combines my passion for managing complex financial transactions with my interest in your organization’s trajectory. I have been following your impressive growth and successful expansion in the HR Tech sector, and I am eager to contribute my skills to this company that is moving forward aggressively.”
Bila Anda sedang mengeksplorasi informasi tentang pertanyaan interview, cek laman ini guna memperoleh wawasan tentang proses rekrutmen secara keseluruhan. Temukan pula peluang baru berdasarkan keterampilan Anda.


