Dalam sesi wawancara kerja, perekrut atau hiring manager akan bertanya kepada kandidat, salah satunya mengajukan pertanyaan interview tentang hal-hal yang menyenangkan pada pekerjaan sebelumnya.
Memang, seseorang cenderung mudah menjawab pertanyaan interview mengenai hal positif. Bagaimana jika mereka bertanya tentang kondisi yang menyulitkan Anda? Anda perlu hati-hati dalam penyampaiannya, jangan sampai menjelekkan tempat dan rekan kerja sebelumnya. Simak kiat menjawab pertanyaan wawancara tentang kondisi pekerjaan Anda sebelumnya.
Mengapa Pewawancara Bertanya tentang Kondisi Pekerjaan Sebelumnya?
Perekrut atau hiring manager yang mengajukan pertanyaan interview mengenai kondisi pekerjaan sebelumnya bukan berarti mereka ingin membandingkan perusahaan siapa yang lebih keren. Namun, mereka ingin mengetahui karakter kandidat dengan mendengarkan suara dan sikap yang bersangkutan ketika merespons pertanyaan.
Selanjutnya, mereka akan menilai hal-hal yang Anda sukai dan tidak disukai, apakah karakter tersebut culture fit terhadap perusahaan mereka atau tidak. Pertanyaan tentang kondisi pekerjaan sebelumnya antara lain:
- What did you most like and dislike about your previous position?
- What did you enjoy most in your last role?
- What did you dislike about your last role?
- What were the best and worst aspects of your last employer?
Untuk menjawab tersebut, Anda akan mengingat pengalaman dan kesuksesan di masa lampau. Bila pertanyaan berhubungan dengan pengalaman tidak menyenangkan, sebisa mungkin hindari untuk menceritakan hal buruk tentang rekan kerja atau atasan, meski kenyataannya memang demikian.
Oleh sebab itu, Anda perlu menyusun jawaban yang menyoroti:
- Fokus pada nilai pembelajaran atau pertumbuhan pengetahuan di tengah ketidaknyamanan yang harus dilalui
- Awali dengan menyebutkan hal positif, lalu sebutkan hal tantangan tugas–yang berhubungan dengan keterbatasan tenaga dan waktu–cobalah untuk kembali ke hal positif
- Tekankan hal itu adalah waktu Anda mempersiapkan diri untuk mengemban peran yang progresif dan menantang dengan perusahaan yang berbeda
- Bicarakan tentang masalah struktural atau karakteristik perusahaan, peluang yang tidak tersedia, atau tugas yang membuat karyawan frustrasi
Jika Anda tetap mengatakan hal negatif tentang pekerjaan lama, maka pewawancara akan berpikir ada kemungkinan Anda akan menceritakan pengalaman negatif di tempat kerja tersebut–jika mereka menerima Anda–kepada pihak lain. Jangan pula memberi kesan bahwa Anda suka mengeluh, pendendam, atau sulit diajak bekerja sama.
Next: 4 Contoh Menjawab Pertanyaan Interview tentang Pengalaman Membuat Kesalahan
4 Contoh Menjawab Pertanyaan Interview tentang Kondisi Pekerjaan Sebelumnya
Persiapkan diri Anda untuk menjawab pertanyaan tentang apa yang Anda sukai tidak disukai tentang kondisi pekerjaan sebelumnya.
1. Jawaban informatif
Untuk menjawab hal-hal yang disukai, Anda bisa merangkai kalimat bersifat informatif dan personal dengan menunjukkan budaya perusahaan.
“I truly valued the collaborative and positive culture. The leadership team was particularly effective because they fostered a personal connection with every employee, which created a strong sense of team. I also admired the company's commitment to community engagement through its outreach with local organizations.”
2. Jawaban tentang pertumbuhan karier
Jika Anda mencari pertumbuhan karier atau pekerjaan yang lebih menantang, jawaban di bawah ini dapat dipertimbangkan. Sesuaikan kalimat di bawah ini dengan pengalaman dan keterampilan Anda.
“I'm very proud of the work I did at PT Abadi Nan Jaya and the skills I built there. It was a fantastic entry point into the industry. As I look to the next stage of my career, my primary goal is to find a role with more opportunities for growth and advancement. While I was able to master my responsibilities, the scope of the role became static, and I'm eager to find a position where I can continue to learn, take on new challenges, and grow with the company long-term.”
3. Jawaban tentang pengalaman sebelumnya
Jika pertanyaan interview menyinggung pengalaman kerja yang tak menyenangkan, sebaiknya Anda berfokus pada aspek positif dan sesuaikan dengan peran yang dilamar
“My time at PT ABCDEF was a fantastic lesson in managing dynamics of a large-team. That experience solidified my interest in moving into a role where I can not only collaborate, but also step into a stronger leadership role on specialized initiatives. I'm excited by the prospect of applying my collaborative skills here to help drive specific projects like the GHIJ project [mention a project type from the new company].”
4. Jawaban tentang tantangan
Bila pertanyaan tentang tantangan atau masalah tak bisa dihindari, Anda dapat menyoroti pada pola kerja, bukan rekan atau atasan.
“I had a great experience at PT XYZ and really valued my colleagues. However, I'm now at a stage in my career where I'm seeking the scale, complexity, and global perspective that a larger, international company like yours can offer. I'm eager to apply my skills to the kind of challenges your marketing department tackles.”
Bagaimana jika pewawancara mendesak Anda untuk mengatakan sesuatu yang negatif atau jawaban tidak akan lengkap tanpa menyebutkan aspek negatifnya?
Anda tetap berfokus pada tugas, situasi, atau struktur perusahaan, dan bukan memusatkan jawaban pada orang lain.
Pendekatan ini tak hanya menjaga perbincangan di wawancara kerja tetapi positif, juga menampilkan kemampuan Anda beradaptasi serta menemukan nilai saat menghadapi tantangan atau masalah.
Next: 7 Contoh Pertanyaan dan Jawaban dalam Storytelling Interview
Ingat, Pembahasan yang Perlu Anda Hindari
Apa saja topik atau pembahasan yang perlu Anda dihindari ketika wawancara kerja?
Sebelumnya, kita sudah membahas bahwa menjelek-jelekkan atasan atau rekan kerja akan memengaruhi penilaian dari pewawancara kepada Anda. Walaupun apa yang Anda ceritakan ialah kejadian nyata, tetapi tak ada salahnya untuk memberikan rasa hormat kepada orang-orang masa lalu.
Berkat mereka, Anda dapat memahami dinamika kerja dan mengasah keterampilan tertentu, misalnya, people management, kepemimpinan, atau adaptasi.
Di samping itu, Anda perlu bersikap strategis dalam menanggapi pertanyaan interview. Misalnya, menyebutkan bahwa Anda mencintai pekerjaan dan menjelaskan secara spesifik apa yang membuat pekerjaan begitu berdampak terhadap kemampuan Anda. Bagaimanapun juga, di balik kesulitan pasti memiliki penyelesaian atau jalan keluarnya.
Persiapkan sesi wawancara kerja Anda dengan memperoleh wawasan di laman ini.


