Blog
Interview Tips·

6 Tip Menjawab Pertanyaan Wawancara tentang Aspirasi Karier

Dalam sesi wawancara kerja, tak sedikit perekrut atau hiring manager yang bertanya kepada kandidat tentang aspirasi karier. Apa tujuan dari pertanyaan tersebut.
Peoplyee pertanyaan interview aspirasi karier

Dalam sesi wawancara kerja, tak sedikit perekrut atau hiring manager yang bertanya kepada kandidat tentang aspirasi karier. Ada kandidat yang lancar menjawab tentang aspirasi kariernya, tetapi tak sedikit yang kesulitan menyusun kalimat dengan jelas. Kenapa pewawancara bertanya seperti itu? Apakah jawaban kandidat memengaruhi keputusan akhir mereka? Temukan jawabannya di bawah ini.

Di Balik Pertanyaan Interview tentang Aspirasi Karier

Salah satu pertanyaan interview pewawancara ialah aspirasi karier. Mereka akan bertanya:

  • Apakah aspirasi karier Anda?
  • Apa tujuan dan harapan karier masa depan Anda?
  • Bisa diceritakan cita-cita karier Anda setelah lulus kuliah?
  • Tolong jelaskan rencana karier Anda dalam 10 tahun mendatang?
  • Apakah aspirasi karier Anda selaras dengan peran yang dilamar saat ini?

Pertanyaan tersebut bertujuan untuk:

  • Menggali kecocokan peran yang dibutuhkan dengan cita-cita karier kandidat
  • Memprediksi apakah akan bertahan lama di perusahaan
  • Memahami kemampuan kandidat akan mengembangkan pekerjaan yang dilamar

Pasalnya, ketiga hal tersebut sangat signifikan terhadap keberlangsungan produktivitas tim. Mempekerjakan orang yang tidak cocok–secara aspirasi karier–dan seseorang yang cenderung berganti pekerjaan setahun sekali, misalnya, akan menghambat kinerja tim. Bila kondisi ini tidak diatasi justru akan membuat proses rekrutmen membutuhkan biaya besar dan menurunkan produktivitas perusahaan.

Jadi, salah satu pertimbangan perusahaan menerima kandidat adalah aspirasi kariernya selaras dengan peran yang dibutuhkan dalam jangka panjang.

Next: Contoh Pertanyaan Interview tentang Teamwork dan Jawabannya

Bagaimana Menjawab “Apa Aspirasi Karier Anda?” Ini 6 Kiatnya

Apakah semua pewawancara menanyakan tentang aspirasi karier? Tidak semua, tetapi tak sedikit dari mereka yang menanyakan hal tersebut. Jadi, jika Anda sedang menjalani proses rekrutmen, sebaiknya meriset dan menyiapkan materi wawancara kerja.

Tak hanya meriset tentang tanggung jawab pekerjaan dan profil perusahaan, juga mempersiapkan informasi tentang diri sendiri yang berkaitan dengan preferensi dan aspirasi karier. Dengan demikian, Anda dapat menjawab pertanyaan dengan lebih baik. Ada beberapa kiat yang dapat Anda jadikan referensi dalam persiapan wawancara kerja:

1. Persiapan awal

Sebelum hari H, Anda perlu mempersiapkan pertanyaan yang kira-kira bersinggungan soal preferensi diri, seperti aspirasi karier. Persiapkan jawaban dengan jujur yang disesuaikan minat serta kebutuhan perusahaan, yang terdapat di job description. Jika Anda belum mengetahui aspirasi karier, bahas tentang kekuatan dan keterampilan kerja Anda.

2. Yakinkan pewawancara

Pewawancara tidak ingin menginvestasikan waktu dan sumber daya perusahaan untuk seseorang yang memiliki tujuan karier hanya bertahan di pekerjaan dalam waktu sementara, lalu berpindah ke tempat lain, meski konteks pembicaraannya adalah mengembangkan karier. Yang harus Anda lakukan adalah meyakinkan pewawancara bahwa pekerjaan yang dilamar berarti bagi Anda, sehingga Anda berniat untuk mengabdikan diri peran tersebut.

3. Persaingan

Kemungkinan besar, Anda bukan satu-satunya kandidat yang mereka wawancarai untuk pekerjaan ini. Persaingan di pasar kerja sangat ketat. Sebelum wawancara, tentukan karakteristik pribadi yang Anda rasa sesuai dengan jenjang karier. Tekankan hal ini kepada pewawancara, sehingga Anda memiliki keunggulan dibandingkan kandidat lain.

4. Hindari hal spesifik

Dalam wawancara kerja, Anda sedang harus menjawab pertanyaan pewawancara untuk suatu posisi. Sebaiknya, Anda menghindari bertanya tentang gaji, lokasi kerja, atau informasi spesifik lainnya, terutama pada awal sesi. Pertahankan diskusi tentang pekerjaan tersebut, kecuali jika pewawancara mengalihkannya ke hal lain.

5. Jangan bahas masalah pribadi

Jangan menjadikan wawancara kerja tentang masalah pribadi. Misalnya, jangan mengatakan sesuatu seperti, “I would like to relocate to Surabaya, because I seek to start over my life after the recent breakup.” Jangan pula menyebutkan tentang merawat orang tua yang sudah lanjut usia atau masalah kesehatan Anda.

6. Jangan bilang tanpa kelemahan

Sebagai manusia, kita tak lepas dari kesalahan. Jadi, setiap orang pasti punya kelemahan untuk berbuat salah. Jangan takut untuk membicarakan kelemahan dalam karier Anda, karena itu tidak akan membuat kehilangan kesempatan kerja.

Next: 7 Contoh Pertanyaan Behavioral Interview dan Jawabannya

3 Referensi Untuk Menjawab Pertanyaan Interview

Wawancara kerja adalah kesempatan kandidat untuk memberi tahu pewawancara di mana ia melihat diri sendiri di masa depan dan bagaimana pekerjaan tersebut akan mencapai tujuan dan aspirasi kariernya.

Berikut ini contoh jawaban dari pertanyaan interview tentang aspirasi karier:

1. Menekankan keterampilan nonteknis

“I am seeking a role in the healthcare sector where I can strategically leverage my extensive experience in writing, media relations, event planning, and public relations expertise. Given my fascination with current healthcare trends and strong family background in medicine, the prospect of working for a hospital is highly appealing. My long-term goal is to eventually manage a hospital's communications operations, a goal I plan to achieve after several years of focused skill development within the industry.”

2. Berkomitmen karier jangka panjang

“I possess a strong foundation in sales, driven by a consistent record of successfully acquiring new clients and excelling in competitive environments. This position is highly appealing as it offers the dual opportunity to strategically enhance relationships with key existing accounts while simultaneously driving new customer acquisition. My long-term goal is to become a top-tier Account Manager within your organization, recognized as a trusted product expert with an outstanding track record of achieving customer satisfaction and maximizing sales performance.”

3. Berkontribusi terhadap perusahaan

“My background over the last three years as an HR Generalist has provided a robust foundation, particularly through my positive experiences in the recruiting function. I am now seeking to strategically specialize in the employment and talent acquisition arena with an organization like yours, given your extensive recruitment operations. My long-term aspiration, within the next three to five years, is to lead a major recruiting department, while still maintaining hands-on involvement in essential activities such as candidate interviewing.”

Pertanyaan interview mengenai aspirasi karier dapat menjadi momen Anda untuk menunjukkan aspirasi karier yang selaras dengan kebutuhan perusahaan. Jika belum mengetahui apa tujuan dan aspirasi karier Anda, fokuskan pada keterampilan Anda untuk melakukan pekerjaan tersebut.

Bila memerlukan wawasan tentang proses rekrutmen dan peluang baru, cek laman ini secara berkala.

Share