Blog
Recruitment and Selection·

7 Kiat Menulis CV: Anda yang Melakukan Career Change

Ingin melakukan career change? Pelajari cara menyusun CV dan cover letter yang efektif agar peluang diterima lebih besar.
Peoplyee kiat menulis CV

Melakukan career change dapat menjadi langkah menarik, terlebih jika Anda menemukan peran baru tak lama setelah meninggalkan karier lama. Namun, menemukan pekerjaan baru yang sesuai pilihan karier adalah tantangan tersendiri, karena Anda harus menyusun curriculum vitae (CV) yang meyakinkan perekrut dan manajer bahwa Anda ialah orang yang tepat untuk pekerjaan tersebut.

Anda juga perlu menjelaskan secara efektif tentang keterampilan yang dapat ditransfer dan antusiasme terhadap posisi yang dilamar, meski Anda tidak memiliki pengalaman langsung di bidang baru tersebut.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Menyusun CV

Career change atau mengubah karier adalah keputusan untuk mengubah karier yang berbeda dari pekerjaan yang sekarang ditekuni. Langkah ini menjadi keputusan besar karena akan memengaruhi tanggung jawab, jaringan profesional, hingga pendapatan Anda.

Seseorang yang memutuskan career change, baik mengubah haluan peran atau peran dan industri, perlu merencanakannya secara matang. Bahkan sebelum terjun ke bidang atau karier baru, ia harus membangun keterampilan kerja hingga berjaring dengan para ahli di bidangnya.

Ada orang yang dalam awal perjalanan perubahan karier memperoleh pekerjaan baru dengan mudah, karena ada jejaring profesional yang menawarinya pekerjaan. Namun, ada pula yang memulai karier mirip seperti fresh graduate, yakni mengirimkan CV dan cover letter ke ke beberapa perusahaan.

Seperti yang Anda tahu, dokumen tersebut harus ringkas dalam menampilkan keterampilan dan pengalaman kerja secara keseluruhan. Kesalahan yang harus Anda hindari yaitu:

  1. Terlalu fokus pada pekerjaan lama, sebaiknya fokus pada keterampilan yang relevan dengan posisi baru
  2. Membuat CV dan cover letter terlalu panjang, solusinya membuat dengan ringkas
  3. Soroti transferable skill seperti kemampuan beradaptasi, pemecahan masalah, dan kerja tim
Next: 4 Peraturan Ketenagakerjaan yang Harus Dipahami Karyawan Baru

7 Langkah Menulis CV dan Cover Letter dalam Career Change

1. Tulis nama dan posisi

Langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah menulis nama dan jabatan perekrut beserta nama perusahaan, sesuai informasi lowongan kerja yang mereka unggah, di cover letter. Anda juga perlu menulis nama dan posisi yang dilamar. Selanjutnya, tulis mengapa Anda antusias bekerja dengan perusahaan tersebut dan menyoroti keterampilan serta pengetahuan Anda yang relevan dengan posisi yang dibutuhkan.

2. Soroti transferable skills

Dalam CV, Anda perlu menyoroti keterampilan atau kompetensi yang dapat ditransfer pada bidang atau peran baru yang dilamar. Anda dapat menonjolkan:

  • Transferable skills: seperti kepemimpinan, kerja tim, kemampuan beradaptasi, dan pemecahan masalah
  • Technical skills: keterampilan yang relevan dengan kualifikasi peran yang dibutuhkan
  • Pengalaman: tunjukkan bagaimana pengalaman kerja Anda relevan dengan jalur karier baru ini

3. Jelaskan alasan mengubah karier

Perekrut dan hiring manager akan menghargai kejujuran Anda, maka jelaskanlah secara singkat tentang keputusan mengubah karier dan tujuan karier Anda selaras dengan posisi baru tersebut. Di tulisan ini, fokuslah pada hal-hal menarik di industri baru, jelaskan pula keterampilan, kursus, atau proyek baru untuk mempersiapkan perubahan besar ini.

4. Tunjukkan prestasi yang relevan

Anda perlu menunjukkan pengalaman masa lalu ketika Anda berhasil atau mencapai target sehingga berdampak terhadap perusahaan. Namun, sebutkan prestasi yang sekiranya berhubungan dengan peran yang dituju dan kaitkan pencapaian itu dengan peran baru untuk menunjukkan potensi Anda.

5. Temukan keselarasan terhadap perusahaan

Pastikan untuk memperhatikan visi, misi, nilai, dan budaya perusahaan. Temukan keselarasan nilai dan tujuan karier Anda dengan perusahaan. Anda bisa menuliskan keselarasan nilai di cover letter atau CV guna menunjukkan keseriusan terhadap peran serta perusahaan.

6. Buat portofolio

Buat portofolio meski Anda belum memiliki pengalaman dalam karier baru. Misalnya, Anda adalah seorang account executive (AE) yang ingin mengubah karier menjadi HR generalist, maka buat portofolio tentang konten HR berdasarkan pengalaman kursus HRBP.

7. Cek sebelum mengirim

Sebelum mengirimkan lamaran pekerjaan, pastikan tulisan yang ada di dalam CV dan cover letter sudah benar dan tidak ada kesalahan penyebutan nama, jabatan, dan/atau kata-kata. Anda bisa menggunakan grammar checker untuk memeriksanya dan meminta masukan orang terdekat.

Next: Kiat Menjawab Pertanyaan Interview tentang Masa Depan

Contoh Menulis CV dan Cover Letter Bagi Anda yang Melakukan Career Change

Ini adalah contoh penulisan CV dan cover letter yang bisa digunakan sebagai referensi dan disesuaikan dengan kondisi Anda. Contoh di bawah adalah seseorang yang berprofesi sebagai AE yang mengubah karier menjadi HR generalist.

Cover letter

Subject: Application for HR Generalist–Indah Damayanti--Career Transition

Dear [recruiter or hiring manager's name],

I am Indah Damayanti writing to express my strong interest in the HR Generalist position at [company name]. Having spent the last 12 years immersed in the IT industry–most recently as a Senior Account Executive managing a portfolio valued at Rp1 Billion annually–I am now pivoting my career toward Human Resources. I am eager to bring my deep industry knowledge and relationship-management expertise to your HR team.

You might wonder why a top-performing Account Executive is moving to HR. Throughout my decade-long tenure, I realized that my greatest successes didn’t come from “selling” but from understanding people. Whether I was acquiring new clients or maintaining existing ones, my core job was to listen, mediate, negotiate, and solve problems—the exact pillars of an effective HR Generalist.

Why I am a unique fit for your HR team:

  • IT fluency: I speak the language of your engineers and project managers, I understand the pressure of release cycles and the specific culture of tech firms, which allows me to bridge the gap between management and employees effectively
  • Revenue-driven: managing a Rp1 billion portfolio taught me the importance of ROI, data-driven decisions, and the high cost of turnover (client or an employee)
  • Negotiator: I am comfortable having difficult conversations, from salary negotiations (compensation) to mediating internal conflicts (industrial relations)

I am currently [mentioning any HR certification or course you are taking, e.g., "completing my certification in Indonesian Labor Law"] to ensure my technical HR knowledge matches my extensive industry experience.

I am confident that my transition will bring a fresh, result-oriented perspective to [Target IT Company Name]. I welcome the opportunity to discuss how my background in the IT trenches can help you build a more engaged and productive workforce. Thank you for your time and consideration.

Sincerely,

[Your name]

[Your phone number]

CV

Indah Damayanti

[Email]

[LinkedIn profile URL]

Jakarta, Indonesia

PROFESSIONAL SUMMARY

Dynamic professional with over 12 years of experience in the IT industry, transitioning from a high-achieving Sales Executive role to an HR Generalist. Proven track record of managing complex stakeholder relationships and maintaining a portfolio valued at IDR 1 Billion per year. Possesses a deep understanding of IT company culture, technical workflows, and talent requirements. Committed to applying expertise in relationship management, conflict resolution, and operational excellence to enhance employee engagement and organizational growth.

CORE COMPETENCIES

  • Relationship management: expert in building and maintaining long-term professional bonds
  • Stakeholder engagement: experienced in navigating C-level negotiations and internal collaborations
  • IT industry knowledge: in-depth understanding of SDLC, tech stacks, and developer culture
  • Operational excellence: skilled in CRM tools, data-driven reporting, and administrative compliance
  • Conflict resolution: highly adept at mediating difficult conversations and finding win-win solutions

PROFESSIONAL EXPERIENCE

[Current/last IT company name] | Senior Sales Executive [year] – present (10 years)

  • Managed end-to-end client lifecycle, consistently generating and maintaining a portfolio valued at Rp1 Billion annually
  • HR transferable skill: acted as a Relationship Manager, mediating between technical teams and clients, a skill directly applicable to employee relations
  • Developed and implemented retention strategies that reduced client churn by [xx]%, mirroring employee retention goals
  • Collaborated with the hiring and product teams to understand technical requirements, assisting in the informal vetting of technical consultants
  • Conducted regular check-in sessions with stakeholders to ensure satisfaction, similar to performance review cycles

[Previous company name] | Sales Administrator [year] – [year] (2 years)

  • Managed comprehensive databases and documentation, ensuring 100% compliance with company policies.
  • HR Transferable Skill: Handled sensitive data and contract administration, laying a foundation for HR Administration and Payroll support.
  • Streamlined office communication workflows, improving team response time by 20%.

EDUCATION & CERTIFICATIONS

  • Bachelor’s Degree in [faculty] | [university name]
  • Certified HR Business Partner (CHRP) Program | [issuing/institution, year]
Share