Untuk menarik kandidat terbaik dan mempertahankan karyawan berprestasi, perusahaan perlu memiliki strategi total package rewards yang kompetitif. Pasalnya, ini bukan sekadar gaji bulanan, tetapi langkah perusahaan mendukung pertumbuhan karier sekaligus employee wellbeing.
Di sisi lain, karyawan yang menerima total package rewards yang sesuai akan lebih terlibat dan produktif, sehingga hal ini dapat meningkatkan retensi mereka. Sebagai pencari kerja, Anda perlu mengetahui mengenai hal ini, terlebih jika Anda memiliki preferensi dalam memilih pekerjaan.
Apa Itu Total Packages Rewards?
Total package rewards mengacu pada pemberian perusahaan berupa compensation and benefits (comben) kepada karyawan. Ini bukan sekadar pemberian gaji dan tunjangan, tetapi total imbalan sebagai employee value proposition (EVP) untuk menarik kandidat terbaik, sehingga perusahaan terlihat istimewa di mata pencari kerja.
Ini juga berarti segala sesuatu yang dianggap bernilai oleh perusahaan akan diberikan kepada karyawan sebagai imbalan atas pekerjaan mereka. Total imbalan menekankan employee wellbeing, mulai dari kesejahteraan fisik, mental, finansial, sosial, dan kegiatan menyenangkan yang berorientasi pada tujuan perusahaan.
Selain itu, tak semua karyawan hanya memikirkan besaran gaji. Mereka juga memperhitungkan faktor pertumbuhan profesional dan lingkungan kerja yang suportif. Jadi, pemberian total package rewards dapat menjadi cara untuk mempertahankan karyawan berkinerja tinggi sekaligus melibatkan keterlibatan mereka.
Program total rewards dapat berlangsung efektif, jika berfokus pada hasil yang jelas, dukungan manajemen yang kuat, dan pengambilan keputusan berbasis data. Berikut ini jika elemen tersebut bersatu:
Berfokus pada hasil
- Program penghargaan memengaruhi perilaku karyawan yang selaras dengan tujuan bisnis dan memperkuat budaya yang diinginkan
- Total penghargaan mendukung daya tarik, keterlibatan, dan retensi bakat
- Rencana insentif menciptakan hubungan yang jelas antara kinerja dan gaji, memberikan kesempatan kepada karyawan untuk berbagi dalam kesuksesan finansial perusahaan
Didukung oleh Manajemen
- Manajemen secara aktif mengelola ekspektasi gaji dan memastikan pemimpin menepati janji mereka
- Rencana insentif didukung oleh sistem manajemen kinerja yang terstruktur dengan baik
- Struktur penghargaan sederhana dan mudah dipahami serta dikelola
Didukung oleh data
- Data keuangan, operasional, dan karyawan mendorong pengambilan keputusan
- Total program penghargaan mencerminkan preferensi karyawan
- Studi penghargaan membandingkan data untuk tetap kompetitif di pasar serta memastikan karyawan yang berkinerja tinggi untuk mendapat kompensasi yang baik
Jika ketiganya saling memengaruhi, maka akan menciptakan penghargaan efektif bagi karyawan.
Next: Mengenal Sektor Manufaktur di Indonesia dan Gaji Karyawannya
9 Komponen Total Package Rewards
1. Kompensasi
Compensation (kompensasi, upah, atau gaji) merupakan komponen utama dari paket ini. Perusahaan akan membayar karyawan yang telah bekerja berupa gaji dan komponen lain. Dengan demikian, mereka mampu memenuhi kebutuhan hidup, seperti tempat tinggal, makanan, dan pakaian.
2. Tunjangan umum
Tunjangan umum dapat berupa asuransi kesehatan, mata, dan gigi. Karyawan di Amerika Serikat (AS) mengharapkan asuransi kesehatan untuk pekerjaan penuh waktu. Sebagian besar mengandalkan tunjangan ini untuk perawatan kesehatan, karena asuransi swasta sangat mahal tanpa keanggotaan kelompok dan AS tidak memiliki opsi asuransi publik.
3. Dana pensiun
Perusahaan yang mengikutsertakan karyawan dalam BPJS Ketenagakerjaan akan mendapatkan manfaat jaminan hari tua (JHT) dan jaminan pensiun (JP). Dana tersebut bisa menjadi pegangan karyawan yang memasuki usia pensiun. Namun, ada beberapa perusahaan yang mendaftarkan karyawan menjadi nasabah dana pensiun lembaga keuangan (DPLK) atau program pensiun lain.
4. Cuti berbayar
Cuti berbayar (paid time off atau PTO) kan diberikan kepada karyawan yang telah bekerja selama satu tahun secara terus-menerus pada suatu perusahaan. Berdasarkan UU Ketenagakerjaan, karyawan berhak atas cuti tahunan selama 12 hari. Namun, ada pula perusahaan yang memberikan PTO dalam rangka ulang tahun, working anniversary, ulang tahun perusahaan, atau ada pula yang memiliki PTO tak terbatas. Jadi, mereka dapat mengambil cuti kapan pun tanpa batas.
Next: Pahami Bidang Ekspor Impor dan Besaran Gaji Karyawannya
5. Cuti keluarga
Cuti ini penting bagi orang tua baru, karena mereka dapat merawat orang terkasih yang sakit atau lanjut usia atau mereka yang menghadapi penyakit jangka panjang untuk menjalani perawatan. Namun, cuti keluarga tidak harus berbayar, artinya, saat karyawan dapat mengajukan cuti keluarga dan di hari itu ia tak memperoleh upah. Meskipun ada perusahaan yang memberikan cuti tersebut kepada karyawan yang telah berkeluarga.
6. Makanan siang
Menyediakan makan siang, camilan, atau suguhan khusus secara gratis telah menjadi hal jamak bagi perusahaan AS. Ketika perusahaan berusaha meyakinkan karyawan untuk kembali ke kantor di era pascapandemi, mereka memikat karyawan dengan rangkaian kudapan, makan siang, atau pilihan makanan lezat lainnya.
7. Program L&D
Total package rewards juga dapat berupa program learning and development (L&D) agar karyawan bisa belajar, tumbuh, dan berkembang dalam kariernya. Ada perusahaan yang menawarkan pelatihan, kelas, penggantian biaya kuliah atau kursus, mentoring, coaching, pengembangan kepemimpinan, dan/atau peluang lain untuk memperoleh keterampilan yang diperlukan untuk kenaikan gaji dan promosi. Hal ini akan membantu individu dan perusahaan tetap relevan di tengah masalah skill gap di dunia kerja.
8. Program mental health
Sejak pandemi, kesadaran orang-orang terhadap mental health semakin tinggi, maka tak heran jika perusahaan merespons hal ini dengan pemberian program yang berhubungan dengan kesehatan mental. Misalnya, kelas mindfulness, aplikasi stress management, hingga yoga dan meditasi. Bila karyawan dapat mengelola kesehatan fisik dan mental, mereka bisa fokus bekerja hingga menghasilkan tugas yang sesuai harapan.
9. Work-life balance
Fleksibilitas dalam hal tempat dan/atau waktu kerja semakin menjadi prioritas angkatan kerja terkini. Mereka berharap memiliki work-life balance, seperti lebih banyak fleksibilitas dalam bekerja. Misalnya, model kerja hibrida, mengatur kapan datang dan pulang kantor, di tengah jam kerja masih bisa menjemput anak atau mengantarkan orang tua kontrol ke dokter, dan bebas dari pekerjaan ketika akhir pekan dan sedang cuti.
Pada akhirnya, total package rewards yang oleh ditawarkan perusahaan merupakan tanda pertama hubungannya dengan karyawan. Paket ini menggambarkan bagaimana Anda dihargai oleh mereka. Apa yang Anda inginkan dari paket tersebut?


