Blog
Recruitment and Selection·

Job Title: Definisi, Tujuan, dan Contoh Penggunaannya

Dalam dunia kerja, job title bukan sekadar label pada kartu nama atau tanda tangan di email. Job title menjadi instrumen utama yang mendefinisikan identitas profesional, struktur perusahaan, dan nilai pasar seorang individu.
Peoplyee job title informasi dasar

Dalam dunia kerja, job title bukan sekadar label pada kartu nama atau tanda tangan di email. Job title menjadi instrumen utama yang mendefinisikan identitas profesional, struktur perusahaan, dan nilai pasar seorang individu.

Bagi pencari kerja baru atau fresh graduate, job title dapat menimbulkan kebingungan karena tak sedikit nama jabatan dan tanggung jawab pekerjaannya berbeda. Untuk memahaminya, simak pembahasan di bawah ini.

Apa Itu Job Title?

Job title merupakan sebutan atau nama jabatan yang diberikan kepada seseorang untuk mendeskripsikan peran, tingkat tanggung jawab, serta posisinya dalam hierarki di organisasi atau perusahaan.

Ini berfungsi sebagai ringkasan singkat yang memberikan gambaran kepada pihak internal maupun eksternal tentang apa yang dilakukan oleh seseorang di tempat kerja dan seberapa besar otoritas yang mereka miliki.

Sebuah job title efektif akan mencakup tiga komponen, yaitu:

  • Tingkat senioritas, seperti junior, senior, lead, dan direktur
  • Fungsi pekerjaan, seperti marketing, IT, dan HR
  • Spesialisasi, seperti content specialist, backend developer, talent acquisition

Mengingat job title menjadi gambaran kepada khalayak di dunia profesional, maka ini bisa dijumpai melalui:

  1. Lowongan kerja: situs seperti LinkedIn, Jobstreet, Peoplyee atau laman karier perusahaan yang menampilkan lowongan kerja akan menulis judul pekerjaan di baris paling atas untuk menarik perhatian pencari kerja
  2. Media sosial: terkadang ada beberapa orang yang mencantumkan job title mereka di akun media sosialnya, terutama di LinkedIn sebagai wadah bertemu jaringan profesional nasional hingga global
  3. Struktur organisasi: ini digunakan untuk mendokumentasikan alur kerja dan koordinasi antar divisi hingga departemen di dalam perusahaan
  4. Dokumen perjanjian kerja: judul pekerjaan harus tertera dalam kontrak atau perjanjian kerja untuk menentukan hak dan kewajiban karyawan sesuai hukum ketenagakerjaan
  5. Email dan kartu nama: memberitahukan kepada stakeholder tentang posisi saat melakukan korespondensi bisnis dengan klien atau mitra
  6. Sertifikat pelatihan dan penghargaan: memberikan konteks pada tingkat keahlian yang telah dicapai oleh seseorang di posisi tersebut
Next: Perbedaan Job Title dan Job Position yang Perlu Dicermati Kandidat

12 Contoh Penggunaan Job Title di Lowongan Kerja

Idealnya, job title di lowongan kerja harus menjelaskan tanggung jawab yang akan diemban oleh karyawan tersebut. Berikut ini contoh dasar penggunaan job title yang membantu menjelaskan posisi yang dimaksud:

1. Administrator

Banyak perusahaan membutuhkan tenaga yang terampil dalam administrasi. Meski tugas administrasi telah diatur oleh perangkat lunak seperti HRIS atau sistem payroll, tetapi perusahaan membutuhkan administrator yang mampu menganalisis sistem, menyelesaikan masalah teknis, serta merekomendasikan perbaikan cara atau metode kerja. Contoh job title ini adalah project administrator, office administrator, staf administrasi, dan admin and support.

2. Trainee

Bagi fresh graduate atau first jobber, Anda dapat mengirimkan aplikasi pekerjaan dengan job title yang tertera kata trainee. Ini maksudnya, kandidat yang lolos sebagai trainee akan mendapatkan berbagai pelatihan sekaligus jenjang karier yang telah dipersiapkan oleh perusahaan. Job title yang perlu dipertimbangkan oleh fresh graduate yakni management trainee.

3. Assistant

Perusahaan yang membutuhkan assistant akan mencari lulusan baru atau mereka yang bekerja satu hingga dua tahun. Posisi ini banyak digunakan di berbagai industri dan dapat menjadi titik awal dalam pencarian pekerjaan, seperti marketing assistant, teaching assistant, research assistant, events assistant, market research assistant, dan art gallery assistant.

4. Associate

Jabatan ini dapat merujuk kepada seseorang yang merupakan mitra, kolega, rekan kerja, atau bagian dari tim dalam lingkungan kerja. Contohnya, account management associate, associate sub-editor, serta business associate.

5. Officer

Banyak perusahaan memiliki karyawan dengan nama jabatan officer. Contohnya, communications & PR officer, executive officer, marketing officer, education officer, dan legal support officer.

6. Technician

Teknisi bekerja di berbagai bidang seperti sains, teknik, dan IT di perusahaan yang menyediakan instalasi, pemeliharaan, dan dukungan untuk peralatan, proses, dan sistem khusus. Mereka juga bisa bekerja di lingkungan penelitian, seperti laboratory technician, field technician, serta customer support technician.

7. Consultant

Anda dapat menemukan lowongan pekerjaan sebagai consultant di perusahaan konsultan manajemen atau rekrutmen. Tak sedikit lowongan yang mencari fresh graduate dari berbagai latar belakang pendidikan. Misalnya business consultant atau recruitment consultant.

8. Analyst

Perusahaan konsultan–manajemen dan komunikasi–akan mencari orang-orang dari berbagai latar belakang pendidikan dengan kemampuan berpikir analitis. Mereka menginginkan karyawan berpengalaman atau paling tidak memiliki pengalaman kerja sekitar dua atau tiga tahun di bidang yang sama.

Jika memiliki bekal ilmu dan keterampilan yang dibutuhkan oleh perusahaan tersebut, segera kirimkan aplikasi Anda. Contoh lowongan kerja antara lain market analyst, business analyst, research analyst, data analyst, dan quality control (QA) analyst.

9. Researcher

Job title ini dibutuhkan oleh industri atau organisasi tertentu. Seorang researcher harus memiliki latar belakang pendidikan memadai dan pengalaman kerja di bidangnya dalam waktu kurun waktu tertentu. Namun, tak menutup kemungkinan bagi fresh graduate yang dapat memulai posisi ini khusus pemula, seperti research assistant, marine researcher, mechanical researcher, atau marketing researcher.

10. Executive

Beberapa perusahaan mengunggah lowongan pekerjaan untuk posisi khusus. Biasanya, job title tertulis seperti account executive, PR executive, dan digital marketing executive. Meski peran tersebut ditujukan untuk seseorang dengan pengalaman beberapa tahun, tetapi ada pula yang mencari lulusan baru, maka sebaiknya perhatikan tanggung jawab dan persyaratan dalam lowongan kerja.

Next: 7 Kiat Menulis CV: Anda yang Melakukan Career Change

11. Coordinator

Seperti namanya, pekerjaan ini akan bertanggung jawab mengkoordinasikan aktivitas dan berinteraksi dengan berbagai orang. Ia juga harus memiliki keterampilan organisasi yang kuat. Contoh job title ini yaitu events coordinator, business support coordinator, serta campaigns coordinator.

12. Manager

Nama jabatan seperti account manager atau project manager sering kali tidak mencari fresh graduate atau first jobber, karena peran ini membutuhkan pengalaman dan keterampilan yang mumpuni di bidangnya untuk mengeksekusi dan mengelola beberapa pekerjaan sekaligus.

Bila ada lowongan dengan job title di atas, Anda dapat segera mengirimkan CV ke perusahaan tersebut. Namun, bila lowongan membubuhkan kata intern, tak ada salahnya untuk mempertimbangkannya.

Tak sedikit posisi tersebut mencari mahasiswa semester akhir atau fresh graduate. Kesempatan ini menawarkan pengenalan dunia kerja sekaligus mempraktikkan ilmu Anda dalam ruang lingkup profesional.

Cek laman ini untuk mencari peluang baru yang sesuai dengan keterampilan, pendidikan, dan pengalaman Anda.

Share