Entry level job adalah posisi pekerjaan pemula bagi mereka yang belum memiliki pengalaman kerja atau minim riwayat kerja. Biasanya, pekerjaan pemula memuat kata-kata staf, junior, atau trainee.
Di luar sana, tak sedikit perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja pemula untuk menduduki entry level job. Mengapa demikian? Karena individu entry level bersemangat untuk belajar hal baru dan perusahaan ingin membangun karyawan terampil dari nol hingga menciptakan jalur karier bagi mereka ke depan. Anda yang sedang mencari entry level job, simak informasi di bawah ini tentang kualifikasi yang harus dimiliki, contoh pekerjaan entry level, hingga strategi memperoleh pekerjaan.
Kualifikasi Kunci yang Harus Dimiliki oleh Pekerja Pemula
Entry level job akan menjadi momen krusial bagi pekerja pemula untuk membangun karier. Di tahap ini, Anda memperoleh pengalaman kerja sekaligus mengasah keterampilan teknis dan nonteknis saat mengerjakan tugas sehari-hari.
Pada waktu tersebut, Anda juga bisa memperdalam pengetahuan tentang peran serta industri kerja sehingga Anda dapat menjadi praktisi atau individu terampil di bidang tertentu. Namun, untuk menonjol di pasar entry level yang kompetitif, Anda harus menonjolkan lebih dari sekadar nilai akademik. Caranya:
- Memiliki pengalaman magang, kerja paruh waktu, atau proyek lepas guna menunjukkan bahwa Anda telah terpapar lingkungan kerja nyata
- Mampu belajar cepat tentang suatu hal dan dan terbuka menerima pelatihan serta umpan balik
- Dapat mengidentifikasi masalah dan mengambil inisiatif awal untuk menyelesaikannya tanpa harus selalu diminta terlebih dahulu
- Menunjukkan keterampilan melalui portofolio, seperti portofolio kreatif berupa konten atau desain dan portofolio teknis di GitHub
Bagaimana seorang fresh graduate meyakinkan perekrut bahwa mereka layak mendapatkan posisi entry level meskipun minim pengalaman?
1. Ubah fokus CV
Bila Anda belum memiliki pengalaman kerja sama sekali, fokus pada tiga hal ini di CV:
- Pencapaian akademik yang relevan, seperti proyek akhir, IPK (jika relevan), atau penghargaan di kampus
- Pengalaman nonakademik, seperti peran kepemimpinan di organisasi kampus, pengalaman sukarelawan, atau aktivitas yang menunjukkan keterampilan nonteknis
- Cantumkan keterampilan teknis dan program sertifikasi yang telah diikuti dan tulis pula alat spesifik yang dikuasai, misalnya, Tableau, Python, atau Canva
2. Pahami metode STAR
Sebelum menghadapi wawancara kerja, sebaiknya Anda memahami metode STAR (situation, task, action, result) untuk menjawab pertanyaan dari perekrut dan hiring manager. Mereka sering kali menguji keterampilan teknis dan nonteknis serta pengalaman berorganisasi kandidat. Jadi, jangan sampai Anda berbohong karena menceritakan kisah fiktif. Sebaliknya, ceritakan tantangan yang Anda hadapi saat mengerjakan tugas kelompok atau proyek magang.
3. Tunjukkan antusiasme
Ketika mengirimkan CV dan wawancara, tunjukkan bahwa Anda tidak hanya menginginkan gaji, tetapi juga kesempatan untuk berkembang. Pelajari tentang produk atau layanan perusahaan sebelum wawancara dan siapkan pertanyaan spesifik tentang jalur karier di perusahaan tersebut. Antusiasme adalah aset terbesar dari kandidat entry level.
Next: Entry Level Job: Pintu Gerbang Karier Profesional
7 Entry Level Job bagi Lulusan Baru
Ketika lulusan baru, sebagian besar dari Anda akan mencari lowongan kerja (loker) yang tidak mengutamakan pengalaman, terbuka untuk semua lulusan, dan sesuai dengan latar belakang pendidikan. Berikut ini loker bagi pemula:
1. Administrative assistant
Posisi administrative assistant akan menjalankan tugas kantor yang biasanya di bawah manajer atau eksekutif. Mereka bertugas mengatur dokumen, menerima panggilan telepon, menjawab email, mengatur jadwal atas (jika diperlukan), dan membantu proyek perusahaan dalam hal administrasi.
Persyaratan untuk posisi ini cocok jika Anda tertarik bekerja di lingkungan korporat tetapi memiliki sedikit pengalaman profesional dan memiliki ijazah SMK, diploma, atau sarjana. Dengan pengalaman dan pelatihan, administrative assistant dapat dipromosikan menjadi office manager, administrator, executive assistants, atau human resources specialist.
2. Pharmacy assistant
Pharmacy assistant akan bekerja di apotek dan bertugas mengisi dan memberi label resep bagi pelanggan atau penyedia layanan kesehatan. Untuk menempati posisi ini, ia harus mampu mengorganisasi dengan baik, membantu apoteker membuat katalog inventaris, menyimpan data informasi pasien, dan memproses asuransi kesehatan (jika ada). Perusahaan yang membutuhkan pharmacy assistant ini akan mensyaratkan kandidat yang memiliki gelar SMK (farmasi) atau perguruan tinggi dari jurusan, baik yang telah melalui pelatihan kefarmasian maupun yang.
3. Sales representative
Hampir setiap industri dan perusahaan membutuhkan tenaga sales representative. Anda dapat menduduki peran ini selama memiliki ijazah SMA/SMK, diploma, atau sarjana tanpa pengalaman kerja, bersikap ramah, mampu mempelajari produk atau layanan perusahaan, serta menjalin hubungan profesional dengan klien atau pelanggan. Bagi pemula, Anda akan menerima gaji standar upah minimum, kecuali Anda berhasil mencapai target bulan di mana akan menerima bonus dan/atau komisi penjualan.
Next: 4 Kiat Menghubungi Perekrut di LinkedIn
4. Public relations associate
Beberapa perusahaan membutuhkan lulusan baru untuk menempati posisi public relations (PR) associate, terkadang ada pula individu yang melakukan career switch ke peran ini karena dianggap lebih stabil.
Biasanya, mereka dahulu berprofesi sebagai jurnalis atau penulis iklan. Peran ini mempunyai kualifikasi lulusan sarjana, keterampilan komunikasi mumpuni (verbal, tertulis, dan mendengarkan), berani tampil di depan klien atau pelanggan, tahu cara menangani penolakan, dan mengedepankan nilai customer centric.
5. Real estate agent
Biasanya, posisi ini membutuhkan kandidat tanpa pengalaman untuk memasarkan dan menjual rumah, mampu negosiasi dengan pembeli, serta berjejaring dengan pihak perbankan dan paham tentang mekanisme pinjaman rumah. Sebagian besar real estate agent memulai bekerja di bawah broker atau perusahaan properti untuk mendapatkan pengalaman. Selanjutnya, mereka bisa bekerja mandiri dan mengatur jadwal mereka sendiri.
6. IT technician
IT technician bertanggung jawab menyelidiki dan menyelesaikan masalah komputer serta memasang dan mengelola sistem dan server. Posisi entry level job ini dapat naik ke posisi administratif atau IT supervisor dengan pelatihan dan pengalaman. Banyak perusahaan mempekerjakan staf TI dari lulusan SMA, diploma, atau sarjana di bidang terkait atau menyelesaikan sertifikasi teknis tertentu.
7. Pelayan dan bartender
Restoran dan hotel membutuhkan tenaga kerja seperti pelayan dan bartender. Posisi ini kerap membutuhkan lulusan SMA/SMK dan diploma dan terkadang memerlukan kandidat yang telah memiliki sertifikat di bidangnya. Mereka bertugas memahami produk yang dimiliki oleh restoran atau hotel, berorientasi terhadap customer centric, hingga melaksanakan tugas sesuai SOP dan K3 perusahaan guna menjaga kualitas makanan dan minuman.
Untuk memperoleh loker entry level job tidaklah sulit, karena Anda bisa mendapatkannya melalui situs pencarian kerja, media sosial, hingga laman perusahaan. Bila Anda melihat loker di situs pencarian kerja dan media sosial, harap berhati-hati karena ada kemungkinan job scam.
Ikuti loker terkini di laman ini.


