Blog
Recruitment and Selection·

Job Application: Kiat Melamar Kerja yang Efektif

Sebelum menghadiri sesi wawancara kerja, Anda telah mengirimkan job application kepada perekrut atau mengisi formulir lamaran kerja yang diminta oleh tim HR kepada kandidat.
Peoplyee job application

Sebelum menghadiri sesi wawancara kerja, Anda telah mengirimkan job application kepada perekrut atau mengisi formulir lamaran kerja yang diminta oleh tim HR kepada kandidat. Untuk menambah peluang Anda melaju ke proses rekrutmen selanjutnya, perhatikan kelengkapan job application. Apa saja yang perlu diperhatikan?

Apa Itu Job Application?

Job application atau aplikasi lamaran kerja merupakan dokumen formal yang digunakan oleh pencari kerja untuk mengajukan diri ke suatu posisi. Aplikasi ini terdiri dari surat lamaran kerja atau cover letter dan curriculum vitae (CV) yang dikirimkan jobseeker ke email perekrut atau perusahaan.

Namun, bisa pula aplikasi lamaran kerja ini ialah dokumen formal yang dibuat oleh perusahaan untuk diisi oleh kandidat sebagai tanggapan atas lowongan pekerjaan. Dalam langkah tersebut, kandidat dapat mengisi aplikasi dengan format kertas maupun daring dan menjawab pertanyaan tentang kredensial.

Apa pun cara yang Anda lakukan, dokumen tersebut berfungsi sebagai “pintu gerbang” pertama menuju karier impian. Tujuan dari job application adalah:

  • Kesempatan memperkenalkan diri untuk membuat kesan profesional kepada perekrut
  • Menonjolkan pengalaman, pendidikan, dan keahlian yang relevan dengan posisi yang dilamar
  • Menunjukkan antusiasme terhadap perusahaan dan posisi tersebut
  • Membedakan diri bahwa Anda lebih cocok dibandingkan kandidat lain

Jadi, membuat job application yang terstruktur dan terpersonalisasi dapat menjadi faktor penentu apakah Anda akan lolos ke tahap selanjutnya atau tidak. Ini adalah cara Anda “berpromosi” secara profesional di hadapan perekrut yang mungkin menerima ratusan lamaran setiap harinya.

Next: 5 Contoh Pekerjaan Entry Level dan Kualifikasinya

Memahami Berbagai Tipe Job Application

Banyak orang mengira bahwa job application hanya sebatas mengirim CV dan surat lamaran. Padahal, ada beberapa tipe yang perlu Anda ketahui agar dapat mengirimkan lamaran secara efektif. Apa saja tipenya?

1. In-person

Lamaran ini dilakukan dengan mendatangi langsung lokasi perusahaan–biasanya, dalam rangka walk in interview–dengan membawa CV cetak yang rapi dan siap untuk sesi interview dadakan, tetapi siapkan pula dokumen digital. Ini sering terjadi pada industri retail atau food and beverage.

2. Email

Job application melalui email tidak sepopuler dulu, karena cara ini memerlukan ketelitian ekstra. Jika ingin mengirimkan email lamaran kepada perekrut, Anda perlu menulis subjek email dengan jelas, menyusun isi email yang ringkas dan profesional, dan melampirkan dokumen penting dalam format yang diinstruksikan–biasanya, berbentuk word atau pdf.

3. Situs perusahaan

Tipe pengiriman lamaran melalui situs perusahaan akan mengarahkan kandidat untuk memilih peran dan mengisi formulir secara daring. Formulir ini sering kali meminta informasi yang detail, seperti riwayat pendidikan, pengalaman kerja, portofolio, dan informasi pribadi. Dengan melamar di laman karier perusahaan, aplikasi Anda akan langsung masuk ke sistem HR, maka pastikan Anda mengisi semua kolom dengan cermat dan akurat.

4. Portal pencarian kerja

Portal seperti Indeed, JobStreet, Dealls, atau LinkedIn memfasilitasi proses lamaran kerja, karena fitur mereka memungkinkan kandidat melamar dengan cepat hanya dengan menggunakan profil atau CV yang sudah tersimpan di platform tersebut.

5. Networking

Lamaran melalui networking tidak melalui jalur formal, meskipun ada pula perusahaan yang membuka lowongan kerja tetapi mereka menerima referensi kandidat dari karyawan. Jadi, Anda bisa mendapatkan informasi lowongan dari kenalan atau kolega yang bekerja di perusahaan yang akan dituju dan meminta employee referral dari yang bersangkutan.

Next: 4 Langkah Konkret Pencari Kerja Membuka Peluang Baru

4 Persiapan Membuat Job Application yang Efektif

Untuk membuat job application yang menarik dan efektif, Anda perlu mempersiapkan langkah-langkah berikut ini:

1. Riset dan analisis

Sebelum mengirimkan job application, Anda wajib memahami job description dan dan kualifikasi yang dibutuhkan secara mendalam. Identifikasi kata kunci dan persyaratan yang dibutuhkan oleh perusahaan, lalu sesuaikan CV dan surat lamaran Anda dengan informasi tersebut. Di CV, tunjukkan bahwa Anda memiliki kualifikasi yang mereka cari.

2. Susun CV relevan

Ada beberapa langkah yang harus perhatikan ketika menyusun CV yang relevan, yaitu:

  • Ringkas dan mudah dibaca: usahakan tidak lebih dari dua halaman, gunakan font profesional (seperti Calibri, Arial, atau Times New Roman) dengan ukuran standar (12 atau 14)
  • Cantumkan pencapaian: jika memungkinkan gunakan angka dan data untuk menunjukkan pencapaian, seperti meningkatkan penjualan sebesar 15% dalam enam bulan
  • Diperbarui secara berkala: pastikan memperbarui semua informasi, mulai dari kontak, riwayat pendidikan, hingga pengalaman kerja

3. Menulis cover letter

Anda perlu menulis cover letter untuk mempromosikan diri secara singkat. Di cover letter, tulis posisi yang Anda lamar, dari mana mendapatkan informasi lowongan kerja, tulis ketertarikan Anda terhadap posisi dan perusahaan, hubungkan pengalaman dan keterampilan dengan kebutuhan perusahaan, jelaskan kontribusi Anda secara di pekerjaan sebelumnya, serta ajak perekrut untuk berdiskusi lebih lanjut dan ucapkan terima kasih.

4. Siapkan dokumen tambahan

Selain membuat CV dan cover letter, Anda juga perlu menyiapkan dokumen pendukung lain seperti portofolio–diperlukan di bidang pekerjaan kreatif–, sertifikat pelatihan, dan/atau surat rekomendasi.

Dalam proses ini, periksa tata bahasa, ejaan, dan informasi kontak Anda. Pastikan tidak ada satu kesalahan ketik yang bisa merusak kesan profesional. Jika memungkinkan, mintalah orang terdekat Anda untuk memeriksa dokumen dan/atau menggunakan tools guna mengecek penulisan. Selanjutnya, siapkan semua dokumen dalam format pdf dan berikan nama profesional untuk menunjukkan kerapian. Misalnya, CV–Anindya Putri atau CV dan Portofolio–Putra Wardhana.

Jika Anda telah menyiapkan semua hal di atas, kirimkan job application dan tunggu kabar dari perekrut. Sembari menunggu kabar, Anda dapat membangun jejaring di LinkedIn dan mengasah keterampilan teknis maupun nonteknis, sehingga ketika perekrut mengundang ke sesi wawancara kerja, Anda sudah siap menjalaninya.

Tak ada salahnya pula untuk melacak setiap lamaran yang Anda kirim. Caranya, gunakan spreadsheet atau aplikasi manajemen tugas untuk mencatat nama perusahaan, posisi, tanggal lamaran, dan statusnya. Ini adalah langkah mudah memantau peluang yang ada.

Periksa pula peluang karier lain di laman ini. Semoga berhasil!

Share