Blog
Recruitment and Selection·

3 Contoh Menulis About Me di CV agar Dilirik Perekrut

Menulis about me tak hanya digunakan di CV, juga dalam website pribadi sebagai portofolio.
Peoplyee menulis about me

Dalam proses rekrutmen yang kompetitif, di mana perekrut hanya memiliki waktu beberapa detik untuk membaca setiap CV, Anda perlu menulis about me yang berdampak terhadap peningkatan karier. Menulis about me tak hanya digunakan di CV, juga dalam website pribadi sebagai portofolio. Deskripsi singkat ini berfungsi sebagai elevator pitch yang membedakan Anda dari kandidat lainnya.

Kenapa Harus Menulis About Me?

Ketika mengirimkan curriculum vitae (CV), Anda perlu menulis about me untuk mengenalkan diri secara singkat. Ini bukan kalimat basa-basi, tetapi tugas yang wajib Anda lakukan karena bertujuan:

  • Menyampaikan apa yang bisa Anda tawarkan kepada perusahaan, agar perekrut dapat mengkategorikan Anda sebagai kandidat yang relevan
  • Memenuhi kata kunci dalam job description yang relevan agar CV lolos di applicant tracking system (ATS)
  • Di website portofolio, about me menjadi ruang untuk memperkenalkan kepribadian, nilai kerja, dan filosofi profesional yang mungkin sesuai dengan budaya kerja (cultural fit)

Deskripsi menulis about me yang berfokus pada hasil, bukan sekadar tugas, Anda harus memperhatikan tiga elemen, yaitu:

1. Identitas dan pengalaman

Elemen pertama yang dilakukan adalah mendefinisikan diri Anda secara profesional, mencakup jabatan, spesialisasi, dan pengalaman kerja. Hindari kata sifat, tetapi tonjolkan pengalaman, seperti “I'm a Digital Marketing Specialist with four years of experience, focusing on SEO strategy and customer acquisition.”

2. Sebutkan keterampilan yang dikuasai

Sebutkan dua atau tiga keterampilan teknis yang Anda kuasai dan relevan dengan pekerjaan yang dilamar. Gunakan kata kerja tindakan (action verbs) dan kata kunci teknis yang dicari. Misalnya, “Proficient in data analysis using Python and has a proven track record of successfully implementing Scrum methodologies for cross-functional teams.”

3. Tulis hasil yang dicapai atau terukur

Ini adalah bagian terpenting. Tulis hasil yang Anda capai dan/atau terukur nyata dengan menggunakan angka, persentase, atau matriks. Contohnya, “Increased online sales conversions by 25% through landing page optimization and intensive A/B testing.”

Meskipun ketiga elemen di atas harus ada, penekanannya berbeda tergantung medianya:

CV

  • Sekitar tiga hingga empat kalimat
  • Menggunakan kata kunci dalam job description dan menuliskan matriks terukur
  • Formal, to the point, dan berorientasi pada hasil

Website portofolio

  • Sekitar satu sampai dua paragraf
  • Memberikan narasi tentang pengalaman, keterampilan, nilai-nilai pribadi, dan terkadang rencana karier di masa depan
  • Lebih santai, persuasif, dan mengedepankan storytelling
Next: Storytelling Interview: 4 Elemen dan Kiat Membuatnya

Contoh Menulis About Me yang Efektif

Kunci menulis about me yang efektif adalah adaptasi. Dalam arti, jangan menggunakan satu versi about me untuk semua lamaran. Sebelum menulis, perhatikan tiga hal ini:

  1. Membaca job description dengan cermat untuk memahami keterampilan teknis dan nonteknis yang dibutuhkan oleh perusahaan, seperti CRM administration, cloud computing, dan problem solving
  2. Menulis kata kunci di CV, misalnya, job description menekankan financial forecasting dan stakeholder management, maka pastikan frasa tersebut muncul di bagian about me dan didukung oleh data pencapaian
  3. Menunjukkan ketertarikan Anda terhadap peran dan/atau perusahaan, jika memungkinkan tulis keselarasan nilai hidup Anda dengan misi dan nilai perusahaan
Next: 9 Cara Menulis CV yang Efektif agar Lolos Seleksi

Contoh 1: CV

Ini adalah contoh menulis about me di CV dengan fokus pada matriks pencapaian Anda.

PMP-certified Project Manager with eight years of experience leading large-scale software development projects. Proficient in agile methodologies and budget management, with a proven track record of delivering 15 projects on time and reducing cost overruns by an average of 12% below budget. Committed to facilitating effective team communication to achieve business objectives.”

Contoh 2: website portofolio

Di website portofolio, Anda perlu menulis about me yang menonjolkan keterampilan atau proyek yang pernah dikerjakan. Biasanya, website semacam ini dibuat oleh mereka yang bekerja di bidang kreatif, tetapi tidak menutup kemungkinan Anda yang bekerja di luar bidang itu membuat laman portofolio.

Hello! I am [your name], a User Experience (UX) Designer who believes that the best technology is the technology that doesn't feel like technology. For six years, I have collaborated with startups and Fortune 500 companies to transform complex user problems into intuitive and delightful digital solutions. I am obsessed with the principles of human-centered design, rapid prototyping, and user testing. Off-screen, I am a mentor for the local design community. Let's build something beautiful and useful together!”

Contoh 3: bagi fresh graduate

Bagaimana dengan fresh graduate dalam pembuatan about me? Bisakah mereka menuliskannya? Bisa. Mereka dapat menulis about me di CV maupun portofolio, baik proyek yang pernah dikerjakan atau tools yang dikuasai selama kuliah.

Top graduate from [university name] with a focus on Data Analysis and Machine Learning. I possess a strong understanding of Python, SQL, and statistical modeling. During my studies, I led a project team that developed a market prediction model that was 90% more accurate than conventional methods. I am eager to apply my robust analytical skills to drive data-driven business decisions at [industry or company name].”

Dari contoh di atas, kita akan mengetahui bahwa bagian about me di CV bukanlah sekadar pelengkap, melainkan langkah strategis yang menentukan CV kandidat akan ditindaklanjuti atau tidak. Dalam penulisannya, Anda harus mampu menciptakan narasi kuat, mulai dari identitas profesional dengan pengalaman dan keterampilan teknis serta hasil yang terukur.

Ingat, about me ialah salah satu cara magnet agar perekrut melirik CV Anda karena kontennya dinilai memenuhi kebutuhan spesifik perusahaan. Kunjungi laman ini secara berkala untuk memperoleh wawasan tentang peluang kerja baru.


Share