Blog
Career Development·

Career Path: Panduan untuk Menyusun Karier yang Sukses

Strategi career path untuk memandu perjalanan profesional karyawan hingga jobseeker guna mencapai puncak karier yang Anda inginkan.
Career path 01 Peoplyee

Career path tak sekadar menjalani jalur karier mulai dari awal bekerja. Strategi ini untuk memandu perjalanan profesional karyawan hingga job seeker guna mencapai puncak karier yang Anda inginkan. Apakah Anda telah menyusun jalur karier dan menerapkannya? Jika belum, kami memiliki informasinya agar langkah karier Anda bermakna.

Apa itu Career Path?

Ini merujuk pada kemajuan pekerjaan seseorang dalam suatu industri atau organisasi. Namun, definisi ini lebih dari sekadar urutan pekerjaan.

Career path adalah serangkaian langkah dan pengalaman yang direncanakan oleh seseorang untuk mencapai tujuan profesional jangka panjang mereka. Langkah tersebut dilakukannya tidak hanya untuk meningkatkan peran ke level atas, juga menguasai keterampilan teknis maupun nonteknis, memperoleh pengalaman kerja, serta meneruskan pendidikan tambahan yang akan dibutuhkan di masa mendatang.

Sebagai individu, Anda memiliki kendali atas masa depan profesional alih-alih hanya mengikuti arus.

Ini menimbulkan bahwa jalur karier tak selalu harus lurus atau linier. Seiring dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan bisnis yang beragam, terdapat berbagai model jalur karier yang dapat disesuaikan oleh karyawan. Biasanya, hal ini tergantung tujuan dan aspirasi karier serta kesempatan di pasar kerja.

Memiliki career path yang jelas bukan sekadar formalitas, melainkan strategi karier yang membawa berbagai manfaat, baik Anda yang masih mencari pekerjaan maupun yang sudah bekerja. Apa saja manfaatnya:

1. Memberikan arah dan tujuan

Tanpa career path, Anda bisa tersesat karena tak ada peta panduan. Jika tanpa jalur karier, Anda mungkin akan melompat dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain tanpa tujuan yang jelas. Namun, career path memberikan visi yang terarah, sehingga setiap keputusan, mulai dari memilih pekerjaan, mengambil kursus, hingga mencari mentor, berdasarkan pada tujuan Anda.

2. Memfasilitasi pengembangan keterampilan

Dengan mengetahui ke mana karier akan berjalan, Anda dapat mengidentifikasi keterampilan yang dibutuhkan untuk sampai ke sana. Ini memungkinkan Anda untuk fokus pada upskilling atau reskilling yang relevan serta menghindari pemborosan waktu dan energi pada hal-hal yang tidak mendukung tujuan.

3. Meningkatkan motivasi kerja

Karyawan yang melihat potensi pertumbuhan dalam perannya cenderung lebih termotivasi dan terlibat dalam pekerjaan. Ini terjadi karena setiap tugas yang dilakukan, mereka anggap sebagai bagian dari perjalanan karier secara keseluruhan. Sebaliknya, mereka tidak merasa terjebak atau mandek tidak akan termotivasi dan tidak puas pada perannya.

4. Meningkatkan peluang

Career path terstruktur adalah bukti komitmen dan ambisi, sehingga membuat Anda menjadi kandidat yang lebih strategis. Anda pun menjadi individu yang siap untuk memperoleh promosi, karena proaktif mempersiapkan diri untuk peran di level berikutnya.

5. Berani bernegosiasi

Seseorang yang telah menentukan jalur karier cenderung berani bernegosiasi kepada manajemen atau tim HR tentang gaji, tunjangan, dan/atau promosi. Ini mengingat ia dapat menunjukkan diri melalui keterampilan, pengetahuan, pengalaman, dan tanggung jawab pekerjaannya.

Next: Pilih Reskilling atau Upskilling: Strategi Kembangkan Karier di Tengah Perubahan

Lima Jenis Career Path yang Perlu Anda Ketahui

1. Jalur vertikal

Vertical career path ialah model jalur karier yang paling tradisional dan mudah dipahami. Sebagai ilustrasi, karier karyawan bergerak naik dalam hierarki organisasi, dari posisi junior, ke senior, kemudian menjadi manajer, direktur, dan seterusnya. Jalur ini cocok bagi mereka yang berkeinginan keras menduduki posisi kepemimpinan dan manajemen.

2. Jalur horizontal

Dalam horizontal career path, karyawan dapat berpindah ke peran yang berbeda dalam level yang sama di dalam perusahaan. Tujuannya bukan untuk mendapatkan jabatan yang lebih tinggi, melainkan untuk mendapatkan pengalaman dan keterampilan baru yang beragam. Jalur ini ideal bagi mereka yang ingin menjadi individu serbabisa dan memperluas wawasan mereka. Misalnya, seorang marketing manager beralih ke posisi sales manager.

3. Jalur portofolio

Jalur portofolio adalah pendekatan di mana seseorang tidak terikat pada satu pekerjaan atau perusahaan. Sebaliknya, mereka membangun portofolio dari berbagai peran, proyek, dan klien secara simultan, sering kali mereka bekerja sebagai pekerja lepas (freelancer) atau konsultan. Jalur ini memberikan fleksibilitas, otonomi, dan kesempatan untuk terus belajar dari berbagai industri.

4. Jalur diagonal

Seperti namanya, jalur diagonal akan melibatkan pergerakan secara lateral dan ke atas, menggabungkan elemen jalur karier vertikal dan horizontal. Contohnya, analis di industri keuangan dapat memanfaatkan keterampilan analitis dan pengetahuannya tentang produk keuangan untuk menduduki peran sebagai risk management specialist. Hal ini memungkinkan individu menerapkan keahliannya di bidang keuangan yang berbeda tetapi terkait.

5. Jalur nonlinear

Jalur nonlinear atau nonvertikal adalah proses transisi karier lintas industri atau peran yang berbeda. Hal ini sering didorong oleh perubahan minat atau peluang. Misalnya, marketing specialist beralih profesi sebagai product management dengan memanfaatkan keterampilan komunikasi dan customer insights untuk diterapkan dalam peran baru.

Next: 5 Cara Membuat Portofolio dengan Mudah bagi Pencari Kerja

Idealnya, seseorang telah menyusun career path untuk mencapai pertumbuhan sekaligus kepuasan karier. Jika Anda belum memilikinya pun tidak masalah, karena karier adalah proses dalam perkembangan kehidupan profesional seseorang. Anda dapat membuatnya seiring menjalankan pekerjaan sembari mengikuti pelatihan.

Jalur karier yang terdefinisi dengan baik membantu Anda menetapkan tujuan serta memperoleh keterampilan yang Anda inginkan dan/atau dibutuhkan oleh industri. Kunjungi laman ini untuk mendapatkan informasi terkini tentang peluang baru.

Share