Blog
Interview Tips·

Daftar Alasan Anda Tidak Menerima Kabar dari Perekrut

Apa yang Anda lakukan jika tidak menerima kabar dari perekrut? Menunggu sampai kabar datang atau bertanya setelah mengikuti interview?
Peoplyee tidak menerima kabar dari perekrut

Apa yang Anda lakukan jika tidak menerima kabar dari perekrut? Apakah tetap menunggu sampai kabar itu datang atau bertanya setelah seminggu mengikuti interview kerja? Apakah Anda memilih untuk mengabaikannya dan melanjutkan proses dengan perusahaan lain? Kenapa banyak perekrut yang tidak memberikan kabar ke kandidat?

Ya, ada beragam alasan mengapa mereka tidak memberitahu Anda tentang kelanjutan proses rekrutmen setelah sesi wawancara kerja. Untuk mengetahui alasannya, berikut ini insight buat Anda.

Menunggu Kabar dari Perekrut atau Mengabaikannya?

Menunggu kabar dari perekrut dapat membuat diri Anda ‘harap-harap cemas’ terutama setelah menjalani sesi interview kerja. Menentukan apakah Anda harus terus melamar pekerjaan atau menunggu hingga mendapatkan jawaban pasti tentang posisi yang diinginkan bisa menjadi hal sulit.

Ya, selagi belum memperoleh pekerjaan baru atau mendapatkan offering letter, Anda bisa terus mengirimkan lamaran pekerjaan. Namun, mengapa perekrut tidak meluangkan waktu untuk memberi tahu hasil wawancara atau kelanjutan proses rekrutmen kepada kandidat, padahal mereka sudah mengatakan akan melakukannya.

Memang, tidak ada keharusan bagi perusahaan untuk memberi tahu kandidat setelah sesi wawancara. Biasanya, saat sesi tersebut, perekrut telah menginformasikan tentang waktu tunggu mengenai kelanjutan proses rekrutmen. Beberapa perusahaan memberi tahu setiap pelamar, yang lain tidak.

Perusahaan besar yang memiliki perangkat lunak akan mengotomatiskan proses dan mengirimkan konfirmasi bahwa lamaran telah diterima. Sistem ini juga dapat memberikan informasi terbaru tentang perkembangan Anda dalam proses rekrutmen.

Perusahaan yang lebih kecil mungkin tidak memiliki sumber daya untuk menindaklanjuti setiap kandidat, terutama jika jumlah pelamar cukup besar. Dalam hal ini, hanya kandidat yang ingin diwawancarai oleh perusahaan yang kemungkinan besar akan dihubungi.

Next: 4 Cara Bertanya Tentang Proses Rekrutmen Setelah Sesi Wawancara

Alasan Perekrut Tak Memberikan Kabar

Ada berbagai faktor yang memengaruhi proses perekrutan. Sering kali, prosesnya tidak semulus yang dibayangkan oleh kandidat karena perekrut memerlukan waktu untuk meninjau aplikasi lamaran, memutuskan siapa yang akan diwawancarai, dan kandidat mana yang akan dipekerjakan, sehingga mereka kerap lupa atau tidak memberi tahu kabar kelanjutan proses kepada kandidat. Penyebabnya antara lain:

  • Anda tidak memiliki kualifikasi yang dicari oleh perusahaan, kemungkinan besar mereka tidak akan memberikan kabar setelah wawancara kerja
  • Anda tidak menyerahkan dokumen pendukung yang diminta oleh perekrut
  • Hasil wawancara Anda tidak sesuai dengan CV atau resume serta jauh dari kebutuhan bisnis
  • Perekrut perlu mengumpulkan sejumlah hasil wawancara dari beberapa kandidat
  • Perusahaan telah merekrut orang lain yang memiliki kualifikasi yang dibutuhkan, sehingga posisi sudah terisi
  • Hiring manager menilai ada ketidakcocokan dengan budaya perusahaan setelah berbicara langsung dengan Anda
  • Rencana perekrutan perusahaan berubah dan memutuskan untuk tidak mengisi posisi tersebut atau mengubah persyaratan pekerjaan untuk posisi tersebut

Survei JazzHR kepada perekrut melaporkan faktor kandidat tidak memperoleh kabar dari perekrut adalah:

  • Perekrut tidak akan mempekerjakan kandidat yang berbohong di CV atau menggunakan ponsel selama wawancara (90%)
  • Kandidat tidak memiliki izin bekerja di Amerika Serikat (86%)
  • Kandidat menjelek-jelekkan mantan perusahaan (81%)
  • Kandidat dianggap arogan (76%)
Next: 9 Rambu-rambu Menunggu Kabar Dari Perekrut

Apa yang Harus Dilakukan Ketika Tidak Mendapat Kabar dari Perekrut?

Pilihan pertama adalah tidak melakukan apa-apa, bersabar, dan menunggu. Sembari menunggu, Anda bisa mengirimkan beberapa lamaran kerja dan menghadiri banyak wawancara. Pilihan lainnya, menindaklanjuti proses Anda dengan bertanya kepada perekrut.

Bagaimana cara bertanya kepada perekrut setelah wawancara kerja, langkah di bawah ini bisa menjadi referensi:

  • Sebaiknya menunggu satu minggu setelah sesi wawancara, karena perekrut dan hiring manager memerlukan waktu untuk menganalisis hasil interview, CV, dan portofolio
  • Mengirimkan email atau pesan pendek kepada perekrut dengan mengucapan terima kasih, dilanjutkan dengan bertanya hasil wawancara
  • Menghubungi hiring manager dengan mengucapkan terima kasih dan bertanya apakah Anda masih berpeluang mendapatkan pekerjaan tersebut

Terlepas dari apakah Anda memilih untuk menunggu tanggapan dari perusahaan atau mencoba memberikan jawaban sendiri, penting untuk terus berjuang mencari pekerjaan. Anda tentu tidak ingin membuang waktu menunggu balasan dari perusahaan yang tidak tertarik mempekerjakan Anda. Sebaliknya, teruslah mencari pekerjaan hingga Anda menemukan peluang yang tepat.

Jika mereka tak kunjung membalas email atau pesan, Anda tak perlu panik karena proses rekrutmen bukan tentang Anda yang tidak memiliki kualifikasi pekerjaan yang dituju. Ada banyak alasan mengapa mereka tidak menindaklanjuti proses kepada kandidat. Yang pasti, jangan berhenti mencari peluang baru yang sesuai dengan keterampilan, pengalaman, dan nilai Anda.

Kunjungi laman ini untuk mendapatkan informasi tentang oportunitas pekerjaan lain.

Share