Di tengah dinamika pasar kerja yang kian fleksibel, konsep seasonal work semakin populer, terutama bagi mereka yang mencari tambahan penghasilan, menjelajahi pengalaman kerja di industri lain, atau memiliki fleksibilitas waktu. Berbeda dengan permanent employment, seasonal work menawarkan kontrak kerja jangka pendek, tetapi permintaannya pada periode tertentu.
Bagi Anda yang sedang menimbang opsi karier yang tidak terikat waktu atau ingin memperluas jejaring profesional, pertimbangkan seasonal work sebagai langkah membangun karier di tengah ketidakpastian ekonomi. Mari, memahami seluk-beluk seasonal work di bawah ini.
Apa Itu Seasonal Work?
Seasonal work atau pekerjaan musiman merupakan pencaharian yang tidak berlangsung sepanjang tahun tetapi bisa terjadi berulang dalam satu tahun atau periode tertentu.
Pada dasarnya, ini adalah pekerjaan yang bersifat sementara dan jangka pendek. Seperti namanya, pekerjaan musim terjadi pada musim-musim tertentu. Ada pekerjaan berdasarkan iklim, ada pula berdasarkan hari tertentu. Misalnya, musim libur sekolah, libur lebaran, atau musim panas di Great Lakes, Amerika Serikat, atau Kanada.
Pada musim tersebut, beberapa industri mengalami lonjakan kegiatan bisnis sehingga mereka membutuhkan tenaga tambahan yang bersifat sementara, seperti perusahaan ritel, transportasi, dan pariwisata.
Namun, perusahaan apa pun yang memiliki musim “sibuk” kemungkinan besar akan mempekerjakan tenaga kerja musiman untuk mengelola pekerjaan tambahan tersebut. Sebut saja, perusahaan konsultan pajak terkadang mempekerjakan karyawan tambahan selama “musim pajak.”
Bagi perusahaan, tujuan merekrut pekerja musiman adalah:
- Memastikan operasional tetap berjalan lancar tanpa harus merekrut staf permanen yang berbiaya lebih tinggi
- Karyawan tetap dapat fokus pada tugas inti, sementara pekerja musiman menangani volume kerja tambahan
- Pekerjaan musiman sering kali menjadi “masa percobaan” bagi perusahaan untuk menilai kinerja kandidat, mereka yang berpotensi akan diangkat menjadi karyawan tetap
Next: Pilih Menjadi Karyawan Kontrak atau Freelancer? Pertimbangkan 4 Hal Ini
4 Hal yang Harus Dipersiapkan oleh Pencari Kerja
Bagi Anda yang berencana mencari pekerjaan musiman, ada hal-hal yang harus dipersiapkan. Apa saja persiapannya?
1. Perbarui CV
Jobseeker pekerjaan musiman pun wajib memperbarui curriculum vitae (CV). CV Anda harus menyoroti kemampuan adaptasi, kecepatan belajar, dan keandalan. Tekankan pengalaman sebelumnya yang melibatkan layanan pelanggan, penanganan masalah, atau kerja tim dalam lingkungan yang serba cepat.
2. Manfaatkan jejaring
Banyak perusahaan ritel dan hospitality mengadakan job fair khusus sebelum musim puncak mereka. Selain itu, menghubungi kontak lama atau berjejaring di LinkedIn dapat membuka pintu peluang yang belum diiklankan secara publik. Pastikan Anda memperbarui profil di laman pencarian kerja.
3. Kejelasan kontrak
Seasonal work juga harus memiliki kejelasan kontrak kerja yang berisi tugas dan tanggung jawab, kompensasi dan benefit, jam kerja, lokasi kerja, akomodasi (jika ada), waktu pembayaran upah, hingga syarat mendapatkan insentif atau bonus selama peak season.
4. Komitmen bekerja
Pastikan Anda benar-benar tersedia selama periode yang ditetapkan oleh perusahaan, terutama pada hari-hari puncak. Misalnya, bekerja pada malam takbiran, malam Natal, Tahun Baru, atau hari libur besar lainnya. Jangan mengajukan diri jika Anda memiliki konflik pada jadwal kerja.
Kapan dan bagaimana melamar pekerjaan musiman? Jika Anda mencari seasonal work, mulailah mencari pekerjaan sebelum musim dimulai. Artinya, jika Anda mencari pekerjaan musiman akhir tahun untuk Natal dan tahun baru, mulailah pencarian pada September atau Oktober.
Mengingat pekerjaan ini bersifat jangka pendek, ada kemungkinan ada karyawan yang berhenti sebelum peak season dan perekrut mulai menambah tenaga kerja, jadi inilah saat yang tepat untuk mengirimkan aplikasi. Anda dapat melihat lowongan kerja pekerjaan musiman di laman LinkedIn, Jobstreet, dan/atau laman dan media sosial perusahaan. Ketik kata kunci, seperti seasonal job, temporary job, atau contact job dan sertakan lokasi tujuan Anda bekerja.
Next: Awali Karier sebagai Pekerja Kontrak, Cek Hak & Kewajibannya
5 Contoh Seasonal Work di Berbagai Industri
Ada beragam pilihan pekerjaan musiman yang menarik, jika Anda mencari pekerjaan tidak tetap atau ingin memperoleh ilmu sekaligus pengalaman dengan menjalani dua hingga tiga pekerjaan berbeda dalam waktu pendek. Berikut ini beberapa pekerjaan berdasarkan industri yang bisa dipertimbangkan:
1. Retail
Banyak toko retail memasang info lowongan kerja (loker) di gerai mereka. Jika Anda tertarik dengan pekerjaan ritel musiman, cara terbaik adalah dengan berkeliling mal di kota Anda, bertanya tentang persyaratan dan mengisi formulir lamaran, jika ada. Namun, perusahaan juga kerap membuka loker di situs pencarian kerja atau menjalin jejaring dengan mereka yang bekerja di industri retail.
2. Jasa pengiriman
Kini, semakin banyak orang yang membeli barang secara daring, sehingga menyebabkan peningkatan rekrutmen pekerja sementara di perusahaan jasa pengiriman. Selama musim liburan, perusahaan pengiriman paket dan layanan antar makanan akan menambah staf untuk membantu mereka menangani lonjakan pemesanan. Anda dapat mengirimkan aplikasi pekerjaan ke perusahaan transportasi, jasa pengiriman, atau layanan antar makanan.
3. Pariwisata dan hospitality
Anda dapat bekerja sebagai karyawan sementara di industri pariwisata, hospitality, dan/atau event organizer menjelang musim liburan sekolah atau musim acara tertentu, seperti festival musik, pekan seni, atau acara kebudayaan.
Untuk daerah pariwisata, Anda tak hanya bisa bekerja di hotel atau restoran semata, karena kondisi ini tergantung lokasi (kota atau provinsi). Misalnya, guide pendaki, pendamping diving, atau tour guide di situs budaya, tetapi profesi tersebut membutuhkan sertifikat, maka lengkapi diri Anda dengan keterampilan dan sertifikasi dari lembaga berwenang.
4. Layanan pajak dan keuangan
Musim puncak bagi perusahaan layanan pajak dan keuangan dimulai dari akhir tahun hingga mendekati batas waktu pelaporan pajak. Bila Anda memiliki keterampilan teknis di bidang ini, maka kirimkan aplikasi pekerjaan beberapa bulan sebelumnya atau cek secara berkala perusahaan yang dituju. Misalnya, melamar posisi staf entri data, asisten pajak dan keuangan, atau customer service khusus layanan pajak.
5. Temporary agency
Pasar tenaga kerja sementara diminati oleh perusahaan, meski kebutuhan bervariasi tergantung industrinya. Tak sedikit temporary agency mencari staf tambahan untuk klien mereka selama musim liburan. Salah satu keuntungan besar dari pekerjaan sementara adalah melakukannya sesuai jadwal Anda. Tertarik? Cek agensi tenaga kerja di kota Anda.
Ya, seasonal work menawarkan lebih dari sekadar penghasilan sementara. Ini menjadi kesempatan emas untuk mengasah keterampilan teknis, memperluas jejaring, dan menguji minat Anda pada industri baru.
Bagi Anda yang mencari fleksibilitas kerja atau jalur masuk ke pekerjaan tetap, seasonal work adalah jalan yang patut dipertimbangkan. Kunci suksesnya terletak pada CV yang menyoroti adaptabilitas dan kinerja. Dengan perencanaan yang matang, Anda dapat mengubah pekerjaan musiman menjadi aset jangka panjang bagi kemajuan karier.


