Blog
Career Development·

Career Interest: Cara Mengeksplor Minat Karier dan Menemukan Tantangan Baru

Career interest membantu seseorang memahami pekerjaan, aktivitas, keterampilan, dan lingkungan kerja yang sesuai dengan minat serta kemampuan.
Peoplyee career onterest mengeksplor minat

Ringkasan artikel

  • Career interest membantu seseorang memahami jenis pekerjaan, aktivitas, lingkungan, dan bidang yang sesuai dengan minat serta kemampuan yang dimiliki
  • Mengeksplor career interest dapat dilakukan dengan mengenali aktivitas yang disukai, mengevaluasi keterampilan dan pengalaman, mencari tahu pilihan karier, hingga mencoba pengalaman baru
  • Dengan memahami career interest, karyawan dapat membuat keputusan karier yang lebih terarah sebelum menentukan untuk bertahan, berpindah peran, atau mencari pekerjaan baru

Idealnya, semua orang perlu memahami career interest, karena hal ini dapat membantu Anda menentukan pilihan karier yang lebih strategis dan menemukan pekerjaan yang sesuai dengan minat serta kemampuan. Terkadang mereka yang sudah bekerja pun menghadapi tantangan, di mana pekerjaannya tidak sesuai dengan career interest, tetapi mereka tetap menjalani pekerjaan tersebut.

Career interest bukan sekadar, “Saya ingin bekerja sebagai apa?” tetapi juga, “Aktivitas apa yang saya sukai?” atau “Kemampuan apa yang ingin saya kembangkan?” atau “Lingkungan kerja seperti apa yang membuat saya dapat berkembang?”

Bagi Anda yang masih bekerja, sedang mencari peluang baru, atau fresh graduate, tak ada salahnya untuk memahami career interest agar memiliki karier yang sejalan dengan tujuan serta ketertarikan Anda.

Apa Itu Career Interest?

Career interest merupakan ketertarikan seseorang terhadap aktivitas pekerjaan, bidang, profesi, keterampilan, atau lingkungan kerja tertentu. Minat tersebut dapat dipengaruhi oleh beberapa hal, seperti kepribadian, nilai yang dianut, pengalaman, kemampuan, serta preferensi terhadap cara bekerja.

Sebagai contoh, seseorang yang menikmati aktivitas menganalisis data mungkin memiliki ketertarikan pada pekerjaan yang membutuhkan kemampuan analitis, seperti data analyst, financial analyst, atau business analyst. Sementara itu, seseorang yang senang berkomunikasi dan membantu orang lain dapat mengeksplorasi karier di bidang human resources, customer service, atau career consultancy.

Seiring waktu berjalan, career interest dapat berubah karena pengaruh pengalaman, keterampilan kerja, hingga jejaring profesional. Oleh sebab itu, seseorang dapat mengevaluasi kariernya secara berkala.

Next: Perbedaan Hiring Manager dan Perekrut: Apakah Ini Profesi yang Anda Inginkan?

Apakah Mencari Peluang Baru Berarti Karyawan Bosan dengan Pekerjaannya?

Saat karyawan mulai mencari peluang baru, kondisi tersebut tidak selalu berarti mereka bosan dengan pekerjaan atau tidak puas dengan perusahaan. Ada kemungkinan, mereka sedang membutuhkan tantangan baru untuk menambah ilmu, mengembangkan keterampilan, dan memperoleh pengalaman yang berbeda.

Dalam perjalanan karier, seseorang dapat mencapai titik ketika pekerjaan yang sebelumnya menantang mulai terasa rutin. Mereka mungkin telah menguasai sebagian besar tugas, membutuhkan ruang untuk mengembangkan keterampilan baru, atau ingin mendapatkan pengalaman di bidang yang berbeda.

Rasa bosan bisa menjadi salah satu alasan seseorang mempertimbangkan pekerjaan baru. Jika kebosanan yang berlangsung terus-menerus dan tanpa penanganan yang serius, maka produktivitas seorang karyawan akan cenderung menurun. Bila Anda telah merasakan tanda-tanda seperti itu, segera evaluasi kembali peran atau arah karier Anda.

Namun, Anda perlu membedakan antara ingin keluar karena tidak lagi menemukan tantangan dan ingin berkembang melalui tantangan baru.

Karyawan yang sedang mengeksplorasi career interest ada kemungkinan sedang mencari kesempatan untuk:

  • Mempelajari ilmu baru
  • Mengerjakan proyek yang lebih menantang
  • Mengembangkan keterampilan yang belum dimiliki
  • Mencoba peran atau fungsi yang berbeda
  • Mendapatkan pengalaman di industri lain
  • Menemukan jalur karier yang lebih sesuai dengan minat dan tujuan jangka panjang

Dengan kata lain, keinginan mencari pekerjaan baru sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai tanda ketidakpuasan. Anda mungkin sedang berada pada tahap evaluasi dan eksplorasi karier.

Apakah karyawan perlu mengeksplorasi career interest?

Perlu, karena langkah ini membantu Anda memahami arah karier yang ingin dikembangkan. Datu hal yang perlu Anda ingat adalah pekerjaan bukan hanya berkaitan dengan jabatan dan kompensasi, juga aktivitas yang dilakukan secara rutin.

Career interest dapat membantu Anda menemukan titik temu antara apa yang disukai dengan apa yang ingin dikembangkan.

Misalnya, Anda yang bekerja sebagai staf administrasi menikmati kegiatan mengolah data serta membuat laporan. Setelah mengeksplorasi minat, Anda menemukan ketertarikan pada analisis data, kemudian mulai mempelajari spreadsheet tingkat lanjut, data visualization, atau tools analisis data sebelum mempertimbangkan perpindahan ke posisi data analyst.

Dengan cara tersebut, eksplorasi minat karier tidak harus langsung berujung pada pengunduran diri. Anda bisa terlebih dahulu mencari kesempatan belajar dan mencoba tanggung jawab baru di lingkungan kerja saat ini.

Next: 4 Strategi Menjawab Pertanyaan Interview “Kapan Anda Menunjukkan Kepemimpinan?"

Peoplyee Insight

Peoplyee–yang telah menghadapi kandidat sejak 2013–banyak menemukan orang-orang yang mencari pekerjaan baru, padahal perusahaan atau industrinya berjalan stabil. Setelah Career Advisor berkomunikasi, kami menemukan bahwa mereka:

  • Ingin mempelajari ilmu atau keterampilan baru tetapi tak ada kesempatan di tempat kerjanya
  • Kesulitan meningkatkan keterampilan dan memperluas pengalaman di bidangnya
  • Menemukan bidang yang lebih sesuai dengan career interest
  • Berada di posisi stagnan selama hampir satu dekade
  • Karier sudah tidak menantang lagi, karena mereka telah menguasai pengetahuan dan keterampilan di posisi yang lebih dari tiga tahun
  • Tertarik berkarier di bidang lain karena bidang baru masih beririsan dengan pekerjaan lama sekaligus berminat mempelajari hal baru

Sebelum memutuskan untuk berpindah pekerjaan, kami mendorong kandidat untuk memahami alasan di balik keinginan tersebut. Misalnya, kami mengajak kandidat untuk menganalisis apakah karena lingkungan kerja yang tidak lagi sesuai, kurang kesempatan berkembang, pekerjaan terlalu monoton, atau memang ada ketertarikan pada bidang baru.

Dalam membangun karier, penting untuk terlebih dahulu memberikan hasil terbaik dari pekerjaan yang menjadi tanggung jawab kita. Terlepas dari apakah pekerjaan tersebut sesuai dengan minat atau tidak, setiap pengalaman dapat menjadi kesempatan untuk mengembangkan keterampilan, memperluas pengalaman, dan membangun kepercayaan dari orang-orang di sekitar kita. Dari situlah, peluang untuk berkembang dan menemukan arah karier berikutnya dapat terbuka.

Sejak 2013, Peoplyee telah membantu lebih dari 5.000 profesional menemukan peluang kerja yang sesuai dengan pengalaman, keterampilan, dan tujuan karier mereka. Temukan peluang berikutnya bersama Peoplyee dan kembangkan karier Anda di perusahaan yang tepat.

Bagaimana Cara Mengeksplorasi Career Interest? Simak 6 Langkahnya

Mengeksplorasi minat karier membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Anda tidak serta merta memperoleh sekaligus mengubah karier berdasarkan minat dalam sekejap. Bagi Anda yang sedang mengeksplorasi career interest, simak referensi di bawah ini:

1. Identifikasi kegiatan yang disukai

Anda dapat memulai dengan mengidentifikasi pekerjaan atau kegiatan yang membuat Anda merasa tertarik dan bersemangat. Perhatikan tugas apa yang membuat Anda bersedia menghabiskan waktu lebih lama untuk menyelesaikannya, lalu menilai proyek atau pekerjaan sebelumnya yang paling memberikan kepuasan.

Misalnya, Anda merasa lebih tertarik ketika:

  • Menganalisis data
  • Membuat strategi
  • Berinteraksi dengan banyak orang
  • Mengorganisasi pekerjaan
  • Menyelesaikan masalah
  • Membuat sesuatu secara kreatif
  • Mengajarkan sesuatu kepada orang lain

Kegiatan tersebut dapat menjadi petunjuk awal untuk mengetahui career interest.

2. Evaluasi keterampilan kerja

Minat perlu dibandingkan dengan pengalaman dan keterampilan kerja yang sudah dimiliki. Misalnya, mengevaluasi pengalaman kerja sebelumnya dan keterampilan apa yang paling sering digunakan dan keterampilan apa yang ingin dikembangkan.

Selanjutnya, Anda dapat mengeksplorasi skill set dan pengalaman sebelumnya sebagai bagian dari proses menemukan career interest. Contohnya, Anda yang memiliki keterampilan komunikasi, negosiasi, dan membangun relasi dapat mengeksplorasi pekerjaan seperti sales, business development, perekrut, atau account manager.

3. Buat daftar pilihan karier

Setelah mengetahui minat, buat beberapa pilihan karier yang memiliki keterkaitan. Langkah ini agar Anda membandingkan tugas, keterampilan, lingkungan kerja, prospek, dan kebutuhan industri. Anda juga melihat kemungkinan bahwa satu keterampilan dapat digunakan pada beberapa jalur karier.

Next: 4 Peraturan Ketenagakerjaan yang Harus Dipahami Karyawan Baru

4. Riset pekerjaan yang menarik

Jangan hanya melihat nama jabatannya saja, karena satu posisi dapat memiliki tanggung jawab yang berbeda di setiap perusahaan. Jadi, Anda juga perlu mempelajari pekerjaan yang menarik perhatian.

Riset pula deskripsi pekerjaan, tanggung jawab sehari-hari, keterampilan yang dibutuhkan, lingkungan kerja, serta kualifikasi yang dicari oleh perusahaan. Langkah ini memastikan ketertarikan seseorang terhadap sebuah profesi yang tidak hanya berdasarkan persepsi atau popularitas jabatan.

5. Komunikasi dengan orang yang kompeten

Setelah Anda meriset pekerjaan atau bidang yang menarik, tak ada salahnya untuk berjejaring dengan orang-orang yang kompeten di bidangnya.

Langkah ini bisa membuka kesempatan untuk memperoleh peluang yang relevan dengan career interest. Informasi dari mereka dapat memberikan gambaran yang lebih realistis tentang karier. Anda dapat bertanya mengenai aktivitas sehari-hari, tantangan pekerjaan, keterampilan yang dibutuhkan, serta pengalaman yang diperlukan untuk memasuki bidang tersebut.

6. Coba sebelum memutuskan

Jika memungkinkan, cari kesempatan untuk mencoba aktivitas yang berhubungan dengan career interest. Misalnya, melalui proyek lintas divisi, freelance, volunteer, kursus, internship, atau pekerjaan sampingan yang relevan. Pengalaman tersebut membantu Anda mengetahui apakah ketertarikan karier benar-benar sesuai atau hanya terlihat menarik dari pandangan saja.

Career interest dapat muncul dalam berbagai bentuk, berikut ini contohnya:

  1. Jika Anda menyukai keteraturan, detail, dan pekerjaan terstruktur: profesi yang bisa dijalani adalah accountant, office manager, atau credit analyst
  2. Bila Anda gemar berinteraksi, berkolaborasi, dan membantu orang lain, maka pilihan karier sebagai perekrut, life coach, atau career advisor
  3. Anda yang menyukai kegiatan menganalisis, meneliti, dan/atau memecahkan masalah, maka pilihan pekerjaan berupa data analyst, scientist, atau researcher
  4. Anda yang gemar kegiatan kreatif dan kebebasan berekspresi, pilihannya adalah desainer grafis, penulis, editor, atau fotografer
  5. Anda yang senang mengorganisir orang-orang, mengelola tim, bernegosiasi, dan berusaha mencapai target, pertimbangkan untuk menjadi sales, business development, atau pemimpin tim

Kategori tersebut bukan aturan mutlak untuk menentukan profesi. Anda dapat memiliki lebih dari satu career interest dan menemukan bahwa beberapa minat saling berhubungan.

Mengingat career interest dapat berkembang seiring pengalaman, maka Anda perlu memberikan waktu untuk mencoba dan mengevaluasi berbagai pilihan karier. Selain mempertimbangkan minat, keterampilan, pengalaman, hingga pengetahuan kerja, tak ada salahnya juga mempertimbangkan kebutuhan tenaga kerja di tengah diminati oleh industri.

Jelajahi laman ini untuk mendapatkan wawasan karier di berbagai peran maupun industri.

Share