Blog
Career Development·

Melihat Persebaran Kesempatan Kerja di Indonesia Berdasarkan Peran dan Kota

Yuk, memahami wawasan tentang persebaran kesempatan kerja di Indonesia untuk mengetahui peluang dan kota yang membuka lapangan kerja.
persebaran kesempatan kerja

Ringkasan artikel

  • Data BPS tentang turun 0,03 poin menjadi tingkat pengangguran terbuka (TPT) sebesar 4,65%
  • Persebaran kesempatan kerja dapat yang terlihat dari peran yang dibutuhkan oleh perusahaan, yaitu sales, engineer, business administration, accounting, dan logistic
  • Anda perlu memahami data yang berhubungan ketenagakerjaan untuk membuka peluang lain

Di media sosial, kita melihat curahan hati pencari kerja yang tidak kunjung memperoleh pekerjaan, padahal mereka telah menganggur beberapa bulan. Salah satu penyebabnya adalah ketidakpastian ekonomi–baik di dalam maupun luar negeri–yang menyebabkan banyak perusahaan menahan ekspansi bisnis, sehingga mereka belum membuka lowongan kerja (loker) baru.

Sebagai pencari kerja, kondisi tersebut di luar kapasitas kita untuk memperbaikinya, tetapi hal itu tidak menyurutkan semangat mencari peluang baru. Bagi kita yang masih berusaha mendapatkan pekerjaan, tak ada salahnya memahami wawasan tentang persebaran kesempatan kerja di Indonesia serta data Badan Pusat Statistik (BPS).

Bagaimana Kondisi Pengangguran di Indonesia?

Data BPS mengenai jumlah pengangguran di Indonesia pada Mei 2026 adalah 7,22 juta orang atau setara dengan tingkat pengangguran terbuka (TPT) sebesar 4,65%. Jika dibandingkan Februari 2026 sebesar 4,68%, TPT Mei 2026 turun 0,03 poin.

Di sisi lain, jumlah angkatan kerja pada Mei 2026 mencapai 155,41 juta orang. Dari jumlah ini, sebanyak 148,19 juta orang bekerja dan 7,22 juta orang menganggur. Terdapat kenaikan penduduk bekerja menjadi 522.000 orang dan pengangguran berkurang sekitar 24.000 orang, bila dibandingkan Februari pada tahun yang sama.

Di mana mereka bekerja? Data BPS menjelaskan bahwa lapangan kerja dengan penyerapan paling banyak didominasi sektor:

  • Pertanian: 28,75%
  • Perdagangan besar dan eceran: 17,80%
  • Pengolahan: 13,53%
Walaupun terdapat pengurangan dalam jumlah pengangguran, tetapi kondisi TPT tersebut menggambarkan situasi ekonomi sekaligus pasar tenaga kerja di suatu negara. Bahkan jumlah pengangguran sangat berhubungan dengan tingkat kesejahteraan masyarakat. Semakin tinggi tingkat pengangguran, semakin besar pula potensi peningkatan kemiskinan, kriminalitas, hingga ketidakstabilan politik.

Di manakah TPT paling tinggi? Berikut ini 10 provinsi dengan TPT tertinggi di Indonesia:

  1. Papua: 7,08%
  2. Jawa Barat: 6,61%
  3. Banten: 6,48%
  4. Kepulauan Riau: 6,45%
  5. Papua Barat Daya: 6,38%
  6. Aceh: 5,89%
  7. Sulawesi Utara: 5,85%
  8. DKI Jakarta: 5,79%
  9. Maluku: 5,75%
  10. Sumatra Barat: 5,53%

Faktor yang memengaruhi kondisi di atas, antara lain lapangan kerja yang terbatas jika dibandingkan dengan jumlah pencari kerja dan lowongan kerja tidak sesuai dengan kebutuhan pasar. Untuk Jawa Barat, meski masuk dalam pengangguran tertinggi, tetapi daerah tersebut juga terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) paling banyak pula.

Next: BPJS Ketenagakerjaan: Info Wajib Diketahui Kandidat Sebelum Tanda Tangan Kontrak

Persebaran Kesempatan Kerja antara Kota dan Peran

Di kota mana saja perusahaan membuka loker?

Dari data di atas, apakah tak ada kesempatan mendapatkan pekerjaan? Di mana menemukan pekerjaan sesuai dengan keterampilan, pendidikan, dan pengalaman kerja?

Beranjak dari data BPS, tak ada salahnya jika menyimak data dari Peoplyee tentang persebaran kesempatan kerja. Perusahaan yang berhasil 3,200 membantu perusahaan dengan kandidat berpotensi sejak 2013 menunjukkan data persebaran lowongan kerja paling banyak ialah di lima kota.

Persebaran lowongan kerja tertinggi di 10 kota periode 2025–Juli, 2026:

  1. DKI Jakarta: 1,259
  2. Cikarang, Jawa Barat: 423
  3. Karawang, Jawa Barat: 179
  4. Tangerang, Banten: 111
  5. Bekasi, Jawa Barat: 84
  6. Semarang, Jawa tengah: 63
  7. Surabaya, Jwa Timur: 48
  8. Bandung, Jawa Barat: 45
  9. Depok, Jawa Barat: 22
  10. Purwakarta, Jawa Barat: 19

Lowongan kerja di atas berasal dari perusahaan yang bergerak dalam industri manufaktur, perdagangan besar dan eceran, IT atau telekomunikasi, serta keuangan (bank dan nonbank). Ada pula industri lain, seperti konstruksi, logistik, business consulting, properti, hingga hospitality.

Next: Perkembangan Industri Ritel Indonesia dan Gaji Karyawannya

Peran yang dibutuhkan oleh perusahaan

Bagaimana dengan peran atau posisi yang dibutuhkan oleh perusahaan tersebut? Masih berdasarkan data lowongan kerja Peoplyee, terdapat lima kategori peran yang paling banyak perusahaan butuhkan untuk mendukung bisnis mereka. Peran tersebut tersebar di berbagai industri.

1. Sales

Setiap perusahaan membutuhkan tenaga penjualan atau sales. Hal ini tak mengherankan bahwa dari tahun ke tahun, sales menjadi peran paling banyak memiliki jumlah lowongan kerja. Kategori ini termasuk sales staff, sales executive, business development, sales supervisor, sales manager, dan key account manager.

Nama lain peran ini sales engineer, sales merchandiser, dan technical sales advisor, yang disesuaikan dengan industri perusahaannya. Ada pula perusahaan yang menggabungkan peran sales dan marketing, seperti sales and marketing senior staff dan sales and marketing supervisor

2. Engineer

Engineer adalah seseorang yang merancang, membangun, dan/atau memelihara masin atau pekerjaan tertentu. Nama peran engineer akan disesuaikan dengan pekerjaan dan perusahaannya. Misalnya, electrical engineer di perusahaan electrical-semiconductor, mechanical engineer di perusahaan manufaktur bagian research and development, dan structural design engineer di perusahaan real estate atau firma arsitektur. Ada pula IT engineer dan system engineer di perusahaan teknologi.

3. Business administration and management

Lowongan kerja ini tak kalah ramai lainnya adalah business administration and management. Kategori ini memiliki beberapa peran, yang sering dijumpai di back office sebagai pendukung operasional dari kantor. Misalnya, sales admin, sales support, Japanese interpreter atau translator, resepsionis, dan secretary.

4. Accounting

Peran yang tidak bisa dilewatkan oleh perusahaan, yakni tenaga akuntansi karena ia bertugas mencatat transaksi keuangan harian, mengelola utang dan piutang, hingga membuat laporan, seperti neraca dan laporan laba rugi. Peran yang banyak tersedia, di antaranya accounting staff, accounting supervisor, accounting manager, accounting assistant manager, accounting chief. Namun, ada perusahaan yang menggabungkan peran accounting dengan pajak atau finansial, seperti account and tax serta finance and accounting.

5. Logistic

Tak sedikit perusahaan logistic, freight forwarding, dan forwarding membutuhkan tenaga ahli di bidangnya. Merekrut individu yang sesuai kebutuhan agar mereka dapat mengelola, mengangkut, hingga mendistribusikan barang dari tempat asal ke tujuan akhir dengan aman dan tepat waktu. Sebut saja logistic staff for supply chain management, logistic staff for EXIM, logistic operations staff, logistic operations supervisor, marketing logistic, logistic manager.

Next: Cek, Daftar Gaji Karyawan Junior di 10 Industri Ini

Peoplyee Insight

Data pengangguran dan persebaran lowongan kerja dapat memberikan perspektif yang berbeda mengenai kondisi pasar tenaga kerja. Jumlah pengangguran yang tinggi di suatu daerah tidak selalu berarti tidak ada pekerjaan yang tersedia, begitu pula lowongan di suatu kota yang banyak tidak otomatis berarti setiap pencari kerja akan mudah mendapatkan pekerjaan.

Kesesuaian antara kebutuhan perusahaan dan kompetensi pencari kerja tetap menjadi faktor penting. Sebaiknya, pencari kerja atau kandidat tidak hanya berfokus pada lowongan kerja, tetapi juga memahami peran apa yang dibutuhkan, industri apa yang berkembang, serta keterampilan apa yang dicari perusahaan. Informasi tersebut dapat membantu mereka membuat strategi yang lebih terarah. Misalnya, mempertimbangkan peluang di kota lain, mengembangkan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri, atau mencari posisi yang masih berhubungan dengan pengalaman sebelumnya.

Pada akhirnya, persebaran lowongan kerja dapat menjadi salah satu sumber informasi untuk membaca peluang di pasar tenaga kerja. Dengan memanfaatkan data secara tepat, kandidat bisa memperluas pilihan dan membuat keputusan karier.

Sejak 2013, Peoplyee telah membangun database yang berisi lebih dari 500.000 profesional dari berbagai latar belakang, pengalaman, dan keterampilan. Dengan akses terhadap kandidat yang luas, kami menghadirkan peluang bagi profesional untuk mengembangkan karier sesuai kebutuhan industri. Temukan peluang kerja yang sesuai dengan profil dan tujuan karier Anda bersama Peoplyee.
Next: Dua Kiat Hadapi Burnout Mencari Pekerjaan

Apa Arti Persebaran Lowongan Kerja? Apakah Berdampak pada Pencari Kerja?

Persebaran lowongan kerja di Indonesia masih belum merata. Lowongan masih terkonsentrasi di kota besar atau kota bisnis, seperti Jakarta, Cikarang, Karawang, dan Tangerang.

Namun, bukan berarti kota lain tidak ada lowongan kerja atau tak ada peran yang sesuai dengan latar belakang pendidikan Anda. Dengan memahami data, Anda dapat membuat strategi dalam pencarian peluang baru maupun pertumbuhan karier.

1. Jangan terpaku pada satu kota

Jika lowongan kerja di kota tempat tinggal terbatas, Anda dapat memperluas pencarian ke kota lain. Data persebaran lowongan dapat membantu menemukan wilayah yang memiliki lebih banyak peluang dan peran yang sesuai dengan latar belakang. Namun, memperluas pencarian bukan berarti harus langsung berpindah tempat. Pencari kerja dapat membandingkan jenis pekerjaan, industri, persyaratan, serta biaya dan waktu perjalanan sebelum menentukan pilihan.

2. Pertimbangkan relokasi

Ketika posisi yang sesuai lebih banyak tersedia di kota lain, relokasi dapat menjadi salah satu pilihan untuk memperluas peluang karier. Hal ini terutama relevan bagi pencari kerja yang memiliki keterampilan yang banyak dibutuhkan di kawasan industri atau pusat bisnis tertentu. Sebelum memutuskan relokasi, pertimbangkan pula biaya tempat tinggal, transportasi, kisaran gaji, serta prospek karier dari posisi yang ditawarkan.

Sebelum berpindah ke kota lain, Anda perlu mengetahui bahwa setiap daerah memiliki karakteristik industri dan kebutuhan tenaga kerja yang berbeda guna membuka peluang lain. Misalnya, kawasan industri memiliki lebih banyak peran engineer, produksi, logistik, atau supply chain, sementara kota dengan aktivitas bisnis dan jasa yang tinggi menawarkan lebih banyak posisi di bidang sales, administrasi, keuangan, dan manajemen.

3. Cari peluang kerja jarak jauh

Perkembangan pola kerja membuat lokasi bukan satu-satunya batasan dalam mencari pekerjaan. Beberapa perusahaan menawarkan sistem kerja jarak jauh (remote) atau hibrida, sehingga Anda dapat bekerja tanpa harus selalu berada di lokasi kantor. Di platform pencarian kerja, Anda dapat memasukkan kata kunci seperti remote, hybrid, atau work from home ketika mencari lowongan. Pilihan ini dapat memperluas peluang tanpa mengharuskan kandidat berpindah kota.

4. Perhatikan keterampilan yang dibutuhkan

Jumlah lowongan di suatu kota tidak otomatis berarti semua posisi tersedia untuk setiap pencari kerja. Kesesuaian antara keterampilan kandidat dan kebutuhan perusahaan tetap menjadi faktor penting. Anda wajib memperhatikan posisi yang paling banyak dibutuhkan di suatu wilayah dan keterampilan yang dipersyaratkan.

Jika terdapat kesenjangan antara kemampuan yang dimiliki dan kebutuhan perusahaan, Anda bisa mempertimbangkan untuk meningkatkan keterampilan terlebih dahulu. Misalnya, Anda mengikuti program pelatihan, sertifikasi, atau pengalaman yang relevan dengan peran yang banyak dibutuhkan oleh perusahaan.

Persebaran lowongan kerja dapat menjadi informasi tambahan bagi Anda untuk menyusun strategi karier yang lebih terarah. Anda memiliki lebih banyak pertimbangan dalam menentukan peluang yang ingin dikejar, seperti melihat lokasi, sistem kerja, posisi, industri, dan keterampilan yang dibutuhkan secara bersamaan.

Share