Istilah gaji tahunan sering kali disalahartikan dengan gaji bersih. Mereka memiliki arti yang berbeda dalam konteks yang berbeda pula. Dalam kondisi tertentu, kita harus memberikan informasi gaji, seperti mengajukan kredit, berganti pekerjaan, dan mengisi SPT pajak.
Apa Itu Gaji Tahunan?
Gaji tahunan merupakan jumlah total uang yang dibayarkan oleh pemberi kerja atau perusahaan kepada karyawan selama 12 bulan. Jadi, Anda dapat menghitung akumulasi gaji dari Januari hingga Desember.
Gaji tahunan mencakup gaji pokok, tunjangan tetap dan tidak tetap, upah lembur, dan insentif atau bonus. Namun, ini adalah jumlah sebelum pajak, iuran BPJS, dan potongan lainnya. Bila total gaji bulanan sudah dikenai pajak dkk., lalu tim keuangan akan mengirimkan sejumlah gaji ke rekening Anda disebut gaji bersih, yang umumnya berjumlah lebih kecil daripada gaji tahunan.
Sekadar tambahan informasi tentang perbedaan definisi gaji:
1. Gaji pokok
Gaji pokok ialah upah kerja dasar tanpa tambahan apa pun. Misalnya, gaji pokok Anda sebesar Rp5,5 juta.
2. Gaji kotor
Gaji kotor (gross salary) adalah total upah kerja ditambah tunjangan, tetapi belum dikurangi pajak, iuran BPJS, dan potongan lain. misalnya, gaji pokok Rp6 juta dan tunjangan tetap Rp1 juta, maka total gaji kotor sebesar Rp7 juta.
3. Gaji bersih
Gaji bersih (net salary) merupakan kompensasi bulanan yang terdiri dari gaji pokok dan tunjangan, tetapi telah dipotong pajak, iuran BPJS, dan potongan lain.
4. Gaji prorata
Gaji yang dihitung berdasarkan proporsi waktu kerja. Biasanya jenis gaji ini digunakan kepada karyawan yang baru masuk atau keluar di tengah periode gajian.
Next: 4 Peraturan Ketenagakerjaan yang Harus Dipahami Karyawan Baru
5 Faktor yang Menentukan Gaji Tahunan
Ada beragam faktor yang memengaruhi gaji seseorang. Meski nama pekerjaan atau tanggung jawab pekerjaan serupa, tetapi gaji yang dapat ditawarkan oleh perusahaan bergantung pada pendidikan, pengalaman, dan kemampuan individu.
Inilah faktor-faktor yang menentukan gaji tahunan:
- Kualifikasi: gelar akademik atau sertifikasi profesional dapat memberi kanAnda gaji yang lebih tinggi, terutama jika latar belakang pendidikan tersebut sangat dibutuhkan oleh industri tertentu
- Pengalaman: pemberi kerja menghargai pengalaman kerja karyawan, karena biasanya hal itu menjadi indikator seberapa banyak pengetahuan yang dimiliki tentang industri atau peran tersebut, menunjukkan tingkat produktivitas yang lebih tinggi sebagai kontributor individu atau tim, dan sejauh mana kemampuan kepemimpinannya
- Tanggung jawab pekerjaan: tugas pada jabatan yang sama dari satu perusahaan ke perusahaan lain bisa mendapatkan gaji berbeda dan tanggung jawab yang lebih luas atau lebih kompleks akan mengantongi gaji yang lebih tinggi
- Industri: industri sangat berpengaruh pada pengalaman dan pengetahuan karyawan sehingga ini akan memengaruhi besaran gaji
- Lokasi: lokasi perusahaan dapat memengaruhi gaji tahunan, misalnya permintaan gaji akan lebih tinggi di Jakarta daripada di Semarang untuk peran social media specialist, atau geologist di perusahaan tambang di kota terpencil daripada yang berada di kantor pusat
Next: 10 Faktor yang Memengaruhi Kesuksesan Total Rewards Package
Kapan Memerlukan Informasi tentang Gaji Tahunan?
Informasi gaji tahunan dibutuhkan oleh pemberi kerja maupun pekerja. Bagi pemberi kerja, dalam hal ini perusahaan yang diwakili oleh tim HR, panduan gaji tahunan menjadi materi pembanding dalam memberikan gaji bulanan yang kompetitif sesuai industri.
Ketika tim HR mengantongi informasi gaji berdasarkan industri dan posisi, Anda dapat menggunakannya untuk merevisi struktur dan skala upah serta menyusun manpower planning tahunan. Bagi pekerja, informasi gaji adalah bekal negosiasi dengan tim HR dan manajer saat penawaran kerja.
Kapan kita memerlukan informasi tentang gaji tahunan?
1. Saat negosiasi gaji
Ketika tim HR atau perekrut menawarkan pekerjaan untuk kandidat, ia akan memberikan rincian tanggung jawab kerja hingga total gaji. Bila kurang menyetujui gaji yang ditawarkan, ia dapat melakukan negosiasi gaji. Dalam hal ini, tim HR akan meminta rincian gaji tahunan dari pekerjaan saat ini atau yang sebelumnya.
Bagi kandidat, selain negosiasi gaji, Anda juga perlu menyoroti keterampilan kerja, pengalaman, dan prestasi di bidang profesional. Sampaikan data gaji secara naratif dan sebagai fakta objektif, mulai dari gaji tahunan, gaji bersih, potongan, hingga bonus. Memberikan angka yang tidak jelas dapat menyebabkan perusahaan tidak memercayai Anda.
2. Saat bekerja
Mengapa orang masih bekerja memerlukan informasi gaji? Tujuannya antara lain:
- Untuk tetap memiliki informasi terkini tentang gaji di peran maupun industri kerja
- Membuat pilihan karier atau mempertimbangkan untuk berganti pekerjaan
- Mengetahui gaji tahunan diri sendiri akan berubah setelah berganti pekerjaan
- Memudahkan pembuatan keputusan tentang pergantian pekerjaan atau peran
Dengan kata lain, mengetahui gaji tahunan yang dapat Anda targetkan dari posisi saat ini akan membuat keputusan yang harus dilakukan di masa depan.
Next: Career Change: Definisi dan 6 Langkah Menjalankannya
2 Cara Memeriksa Gaji Tahunan Sesuai Pasar Kerja
Untuk mengetahui gaji tahunan telah sesuai dengan pasar kerja atau belum, Anda bisa memperoleh dokumen salary guideline ke beberapa lembaga survei atau recruitment agency yang secara rutin membagikan informasi tersebut. Salah satunya adalah Peoplyee Salary Guide 2026.
Idealnya, Anda harus mengetahui standar gaji pada peran dan industri kerja. Tujuannya tak sekadar menambah informasi, Anda juga dapat membandingkan apakah gaji Anda kini sudah kompetitif dan sesuai pasar kerja. Dengan demikian, Anda mengetahui bagaimana perusahaan memberikan compensation and benefits kepada karyawan dan memungkinkan Anda membuat keputusan, apakah ingin meminta kenaikan gaji atau mencari tempat kerja baru.
1. Cek SPT pajak
Untuk memeriksa gaji tahunan pribadi, Anda dapat menghitungnya sendiri, tetapi bisa juga mengecek dengan SPT pajak. Simpan SPT pajak sebagai modal Anda negosiasi gaji, bila ingin berpindah pekerjaan.
Ini adalah dokumen bagi wajib pajak (WP) untuk melaporkan penghitungan dan/atau pembayaran pajak, objek pajak dan/atau bukan objek pajak, dan/atau harta dan kewajiban sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan setiap tahun.
Dokumen ini akan merinci pendapatan tahunan sebelum dan setelah dikenakan PPh 21. SPT pajak dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pajak. Lembaga pemerintah ini akan mendorong WP untuk melaporkan pajak pada awal kuartal pertama setiap tahunnya.
2. Kumpulkan slip gaji
Cara lain memeriksa gaji tahunan dengan mengumpulkan semua slip gaji dari januari hingga Desember. Lalu, jumlahkan total gaji yang tertera dan dihasilkan gaji tahunan. Dalam slip gaji akan tertulis gaji kotor dan gaji bersih, termasuk potongan PPh 21 dan iuran BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan.
Jika Anda ingin mengetahui tentang daftar gaji peran dan industrinya, cek laman ini.


